<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713</id><updated>2011-04-21T18:26:49.033-07:00</updated><title type='text'>Rubriks</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-113683102695930171</id><published>2006-01-09T10:20:00.000-08:00</published><updated>2006-01-19T06:41:34.480-08:00</updated><title type='text'>Seks seputar Remaja</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(255, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Sebagian besar para remaja telah mengerti tentang seks, tetapi sebagian lagi mungkin tidak mengerti sama sekali. Sebenarnya orangtua memiliki alasan yang tepat untuk waspada, karena diantara pengetahuan dan ketidaktahuan anak-anaknya terdapat gap yang cukup luas antara kenaifan dan kebodohan. Banyak keterangan-keterangan menyesatkan yang harus diluruskan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diunginkan. Seorang psikolog mengatakan bahwa dibanding 20 tahun lalu, pandangan remaja tentang seks sudah mulai bergeser, namun ia percaya bahwa meski kehidupan seks kini lebih bebas, tetapi masih banyak remaja yang masih memegang nilai. Yang pasti mereka kini sudah banyak yang terbuka berbicara soal seks. Sebaiknya memang demikian, mereka bisa mendapatkan informasi yang jelas dan benar, daripada mereka mencari tahu entah darimana. Kini disekolah-sekolah pun mulai peluli dengan pendidikan seks, para remaja sangat memerlukan hal-hal seperti ini, paling tidak mereka dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak benar, seperti sebuah pepatah berbunyi ; " Jangan menilai buku hanya dari sampulnya". Artinya segala sesuatu harus dikaji secara mendalam, apa keuntungannya dan kerugiannya. Pendidikan seks sangat penting dan perlu, agar mereka tahu bagaimana cara menyalurkannya dengan sehat. Di sinilah peran orangtua sebagai teman berdiskusi sangat diperlukan. Orangtua jangan hanya melarang tetapi memberikan penjelasan saat sang remaja dalam ketidak tahuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Para remaja umumnya tahu bahwa seks adalah sesuatu yang sifatnya menggebu dan mereka berusaha menahan diri saat mereka berduaan dengan kekasihnya. Sebaiknya mereka di ingatkan tentang hal ini, namun remaja putra atau putri tahu bahwa kencan bisa menimbulkan masalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mereka sudah hapal dengan kalimat " Awas! Hati-hati berpacaran, jangan kebablasan ! " . Remaja putri sudah mengerti akan pil KB dan putra tahu tentang yang namanya kondom, tetapi bekal hanya sekedar ingin tahu saja bukan berarti mereka mau menggunakannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Hubungan seks sebelum menikah sangat merugikan, baik secara fisik maupun psikologis. Bagi mereka yang sudah melakukan, pengalaman itu akan menimbulkan rasa cemas, dan bersalah, malu serta merasa dipermalukan. Mencegah kehamilan perlu ada akal yang sehat. Walau seks terjadi secara spontan, penggunaan pil kontrasepsi juga memerlukan perencanaan. Mereka yang ingin melakukan hubungan seks sebelum menikah sebaiknya memikirkan hal ini dengan masak-masak, banyak kekeliruan dala penggunaan pil kontrasepsi, jika ingin menggunakannya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Kecuali menggunakan alat pencegah. Masa subur wanita juga perlu dipahami, masa subur bisa bervariasi dari bulan ke bulan berikutnya, misalnya beda tiga hari ataupun lebih, dan selain itu mereka juga harus ingat bahwa sperma masih bisa bertahan hidup didalam tubuh wanita selama 48 jam, itulah sebabnya jika hubungan seks dilakukan dua hari sebelum siklus mestruasi masih bisa menyebabkan kehamilan. Jika hal ini masih membingungkan para remaja, berarti mereka berisiko mengalami kehamilan di luar nikah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Para remaja juga berisiko tinggi terkena penyakit AIDS dan PHS ( Penyakit Hubungan Seks ). Banyak remaja yang berpikiran bahwa PHS hanya tertular bila berhubungan seks dengan pelacur atau seseorang yang lebih tua. Anggapan ini sangat keliru. Banyak penderita AIDS atau HIV positif tampak sama sepertinya dengan Anda, bahkan mereka sendiri pun mungkin tidak menyadari bahwa mereka terserang virus tersebut, karena masih dalam stadium awal dan belum menimbulkan gejala. Penelitian Bagian Kulit dan Kelamin ini terhadap remaja di Jakarta menunjukkan adanya peningkatan jumlah penderita penyakit hubungan seksual ( PHS ) terutama penderita Gonore. Infeksi PHS seperti Gonore ini pada wanita umumnya tidak menunjukkan gejala sehingga penularan penyakit tidak disadarinya, malah remaja putri lebih sering mencemaskan kemungkinan hamil daripada penularan PHS.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Ada berbagai jenis Penyakit Hubungan Seksual, namun yang paling umum adalah ; Sifilis, Gonore, dan Herpes Genitalia. Sifilis merupakan penyakit hubungan seksual yang paling ganas di banding penyakit kelamin lainnya. Karena dapat menyerang organ tubuh seperti ; Hati, kulit, pembuluh darah bahkan otak. Gejala-gejala berawal dari adanya luka yang terasa keras, namun tidak terasa sakit serta pembengkakan pada lipatan paha. Pada stadium berikutnya, akan timbul bercak-bercak berwarna merah baik pada tubuh maupun wajah, meskipun bercak ini bisa hilang dengan sendiri, tetapi kuman-kumannya tetap menetap di dalam tubuh, yang bila tidak diobati bisa menjadi Sifilis Berat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Bila penderita Sifilis adalah ibu yang sedang hamil, umumnya pada kehamilan pertama saat kandungan berusia tiga bulan, bisa terjadi keguguran karena membentukan plasenta yang tidak normal. Remaja terkena Gonore pada wanita umumnya tidak merasakan adanya gejala sehingga tanpa disadari, dan bisa menularkan pada pasangan kencannya. Karena masa inkubasinya yang pendek yakni antara 3-5 hari, maka sumber penularan dapat di ketahui, misalnya ; si pria hari ini mendapatkan gejalanya maka tentunya ia masih ingat dengan siapa ia berkencan sekitar 3-5 hari lalu. Namun, praduga selama ini bahwa gadis-gadis yang melakukan hubungan seks atas dasar suka sama suka atau bukan profesional ini lebih bersih dari WTS, sebenarnya tidak tepat, karena bisa saja mereka tertular penyakit oleh teman kencannya yang tanpa mereka sadari karena tak pernah memeriksakan diri ke dokter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Gejala pada laki-laki antara lain, gatal, sewaktu buang air kecil terasa sakit dan panas, serta pada pagi hari bangun tidur akan terlihat vlek pada celana dalam. Salah satu penyakit hubungan seksual yang sering kita dengar adalah Herpes Genitalia. yang pada pria akan terlihat di sekitar pangkal penis, sedangkan pada wanita, di bagian bibir dalam dan luar kemaluan tampak gelembung-gelembung kecil bergerombol, sementara kulitnya memerah dan nyeri. Yang memberatkan adalah bahwa penyakit ini tidak dapat disembuhkan hingga tuntas dan setiap saat bisa kambuh kembali, terutama jika libido sedang memuncak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Hubungan seks antara remaja berlawanan jenis tak jarang menjadi senjata untuk melanjutkan jalinan cinta asmara, alasan mereka untuk membuktikan ketulusan cinta. Seks merupakan pengalaman penuh emosional yang membuat Anda rapuh, Cinta dapat membutakan mata dan hati Anda, sehingga Anda pun sering salah dalam membuat keputusan. Cobalah perhatikan, bila hanya berdasarkan nafsu semata, pernikahan hanya akan seumur bulan madu, tetapi bila berdasarkan tali kasih dan pengertian, akan dapat berlangsung seumur hidup. Sebaiknya tunda aktivitas seks sampai Anda merasa pasti menemukan pasangan hidup yang cocok dan sudah waktunya membangun mahligai rumah tangga. Seks akan tampak lebih indah bila dilakukan dengan pasangan yang sah. Jadi, bagi Anda para remaja, nikmatilah masa muda dengan kegiatan positif yang menyenankan. Karena, jalan masa depan masih sangat panjang, dan masa muda tidak akan datang dua kali dalam hidup ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;copyright © changjaya-abadi.com 2002/dari berbagai sumber.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-113683102695930171?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/113683102695930171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=113683102695930171' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/113683102695930171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/113683102695930171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2006/01/seks-seputar-remaja.html' title='Seks seputar Remaja'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111951657745010307</id><published>2005-06-23T01:43:00.000-07:00</published><updated>2006-01-19T06:44:11.336-08:00</updated><title type='text'>Internet Sehat</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(51, 255, 51);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;      &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;I&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;ngatlah, meskipun kejujuran adalah segalanya, tidak semua orang di Internet melakukan hal tersebut. Jadi, ketika kamu sedang menggunakan Internet atau chatting, berhati-hatilah. Kamu tidak akan pernah tahu ketika ada orang yang mengaku a/s/l (age/sex/location) - nya adalah 19/f/jkt dan mahasiswi, sebenarnya adalah 40/m/somewhere dan pengangguran.&lt;br /&gt;Janganlah mudah terpengaruh dengan data-data pribadi orang lain di Internet yang menarik perhatianmu. Di Internet banyak sekali orang iseng yang berpura-pura menjadi orang lain, entah menjadi lebih muda/tua ataupun mengaku perempuan/lelaki hanya untuk bercanda dan menjahili orang lain, hingga untuk menjebak atau membuat malu orang lain.&lt;br /&gt;Waspadalah dengan siapapun yang ingin tahu terlalu banyak. Tidak ada satupun aturan di dunia yang mengharuskan kamu untuk bercerita jujur tentang jati diri kamu kepada orang lain di Internet. Simpanlah baik-baik informasi tentang nama kamu, usia, alamat rumah, alamat sekolah dan nomor telepon. Jangan pedulikan permintaan dari orang yang baru kamu kenal di Internet. Percayakan pada insting kamu, jika seseorang membuat kamu tidak nyaman, tinggalkan saja.&lt;br /&gt;Curahkan perasaanmu pada sahabatmu. Jika kamu berencana bertemu dengan seseorang yang kamu kenal di Internet, ajaklah sahabatmu atau orang yang kamu percaya untuk menemanimu. Mintalah juga agar orang yang akan kamu temui tersebut untuk mengajak temannya. Mungkin ini kedengarannya aneh, tetapi ini sesungguhnya adalah cara yang jitu untuk keamananmu.&lt;br /&gt;Pastikan agar sahabatmu di dunia nyata mengetahui apa yang tengah kamu pikirkan atau lakukan. Bahkan jika kamu ada masalah, baik terhadap keluarga, sekolah maupun pacar, ceritakanlah pada sahabat atau orang yang kamu percaya di kehidupan nyata, bukan yang hanya kamu kenal di Internet. Bercerita kepada sahabatmu di kehidupan nyata jauh lebih baik dan lebih terpercaya daripada seseorang asing yang kamu kenal di sebuah chat room.&lt;br /&gt;Jika kamu menerima kiriman e-mail, file ataupun gambar-gambar yang isinya mencurigakan dari seseorang yang kamu tidak kenal dan kamu tidak percaya, langsung hapus saja kiriman-kiriman tersebut. Perlakukan kiriman tersebut seperti layaknya sebuah e-mail sampah. Kamu bisa mendapatkan rugi yang besar hanya gara-gara mempercayai seseorang yang sama sekali belum pernah kamu temui atau kenali. Hal tersebut juga berlaku pada link atau URL yang tampak mencurigakan. Janganlah kamu meng-klik apapun yang tidak kamu yakini sumbernya dan keamanannya, walaupun dengan alasan sekedar ingin mencari jawab atas rasa keingin-tahuanmu.&lt;br /&gt;Jauhi chat room atau mailing-list yang isinya provokatif ataupun berisi hal-hal negatif lainnya. Jangan mudah terperdaya rayuan-rayuan seseorang di Internet yang mencoba mempengaruhi kamu agar menjadikannya seorang teman sebagaimana dalam kehidupan sehari-hari. Jangan pula mudah terpancing dengan provokasi seseorang yang memanas-manasi kamu untuk bertengkar di Internet. Jika kamu mencoba-coba mencari masalah di Internet, kamu akan mendapatkannya, dan segala sesuatunya akan lepas kendali secara cepat. Kerugianlah yang akhirnya akan kamu dapatkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111951657745010307?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111951657745010307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111951657745010307' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111951657745010307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111951657745010307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/internet-sehat.html' title='Internet Sehat'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111951613495757556</id><published>2005-06-23T01:41:00.000-07:00</published><updated>2005-06-23T01:42:14.963-07:00</updated><title type='text'>Apa itu Cinta...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;     &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;S&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;udah banyak lagu digubah, puisi ditulis, dan kanvas dilukis untuk menggambarkan cinta. Tapi apakah cinta itu sebenarnya? Tentunya seorang pelukis akan berbeda dengan seorang pencipta lagu dalam menjelaskan cinta. Bahkan setiap orang akan mendefinisikan cinta dengan cara yang berbeda. Sah-sah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psikologi sebagai ilmu yang mempelajari manusia, sudah lama tertarik  dengan konsep cinta (misalnya Eric Fromm, Maslow) karena manusia satu-satunya makhluk, konon, yang dapat merasakan cinta. Hanya saja masalahnya, sebagai sebuah konsep, cinta sedemikian abstraknya sehingga sulit untuk didekati secara ilmiah. Dalam tulisan ini dipilih teori seorang psikolog, Robert Sternberg, yang telah berusaha untuk menjabarkan cinta dalam konteks hubungan antara dua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sternberg, cinta adalah sebuah kisah,  kisah yang ditulis oleh setiap orang. Kisah tersebut merefleksikan kepribadian, minat dan perasaan seseorang terhadap suatu hubungan. Ada kisah tentang perang memperebutkan kekuasaan, misteri, permainan dan sebagainya. Kisah pada setiap orang berasal dari “skenario” yang sudah dikenalnya, apakah dari orang tua, pengalaman, cerita dan sebagainya. Kisah ini biasanya mempengaruhi orang bagaimana ia bersikap dan bertindak dalam sebuah hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sternberg terkenal dengan teorinya tentang segitiga cinta (bukan cinta segitiga, lho). Segitiga cinta itu mengandung komponen: (1) keintiman (intimacy), (2) gairah (passion) dan (3) komitmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keintiman adalah elemen emosi, yang di dalamnya terdapat kehangatan, kepercayaan (trust) dan keinginan untuk membina hubungan. Ciri-cirinya antara lain seseorang akan merasa dekat dengan seseorang, senang bercakap-cakap dengannya sampai waktu yang lama, merasa rindu bila lama tidak bertemu, dan ada keinginan untuk bergandengan tangan atau saling merangkul bahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gairah adalah elemen motivasional yang didasari oleh dorongan dari dalam diri yang bersifat seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen adalah elemen kognitif, berupa keputusan untuk secara sinambung dan tetap menjalankan suatu kehidupan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Strenberg, setiap komponen itu pada setiap orang berbeda derajatnya. Ada yang hanya tinggi di gairah, tapi rendah pada komitmen (lihat tabel). Sedangkan cinta yang ideal adalah apabila ketiga komponen itu berada dalam proporsi yang sesuai pada suatu waktu tertentu. Misalnya pada tahap awal hubungan, yang paling besar adalah komponen keintiman. Setelah keintiman berlanjut pada gairah yang lebih besar, (dalam beberapa budaya) disertai dengan komitmen yang lebih besar. Misalnya melalui perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta dalam sebuah hubungan ini tidak selalu berada dalam konteks pacaran atau perkawinan. Pola-pola proporsi ketiga komponen ini dapat membentuk berbagai macam tipe hubungan seperti terlihat dalam tabel berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe&lt;br /&gt;Komponen yang hadir&lt;br /&gt;Deskripsi&lt;br /&gt;Nonlove&lt;br /&gt;Ketiga komponen tidak ada&lt;br /&gt;Ada pada kebanyakan hubungan interpersonal, seperti pertemanan biasa (hanya kenalan saja)&lt;br /&gt;Liking&lt;br /&gt;Hanya keintiman&lt;br /&gt;Ada kedekatan, saling pengertian, dukungan emosional, dan kehangatan. Biasanya ada pada hubungan persahabatan (bisa sesama jenis kelamin)&lt;br /&gt;Infatuation&lt;br /&gt;Hanya gairah&lt;br /&gt;Seperti pada cinta pada pandangan pertama, ketertarikan secara fisik, biasanya mudah hilang&lt;br /&gt;Empty love&lt;br /&gt;Hanya komitmen&lt;br /&gt;Biasanya ditemukan pada pasangan yang telah menikah dalam waktu yang panjang (misalnya pada pasangan usia lanjut)&lt;br /&gt;Romantic love&lt;br /&gt;Keintiman dan gairah&lt;br /&gt;Hubungan yang melibatkan gairah fisik maupun emosi yang kuat, tanpa ada komitmen (pacaran atau perkawinan)&lt;br /&gt;Companionate love&lt;br /&gt;Keintiman dan komitmen&lt;br /&gt;Hubungan jangka panjang yang tidak melibatkan unsur seksual, termasuk persahabatan (juga persahabatan suami-istri)&lt;br /&gt;Fatous love&lt;br /&gt;Gairah dan komitmen&lt;br /&gt;Hubungan dengan komitmen tertentu (misalnya perkawinan) atas dasar gairah seksual. Biasanya pada suami istri yang sudah kehilangan keintimannya&lt;br /&gt;Consummate love&lt;br /&gt;Semua komponen&lt;br /&gt;Menjadi tujuan dari hubungan cinta yang ideal&lt;br /&gt;Sumber: Papalia; Olds &amp; Feldman. (1998). Human development (7th ed.). Boston: McGraw Hill&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada remaja, diharapkan mereka mulai mengenali cinta melalui hubungan yang mengandung komponen keintiman. Mulai dari tahap perkenalan, lalu menjadi teman akrab, lalu sahabat. Pada tahap persahabatan, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis kelamin, diharapkan berkembang perasaan hangat, kedekatan dan emosi-emosi lain yang lebih kaya. Dalam hubungan antar jenis,  persahabatan dapat berkembang dengan komitmen pacaran. Pada tahap pacaran ini keintiman dapat muncul komponen gairah dengan proporsi yang relatif rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pasangan yang telah dewasa, bila faktor-faktor emosional dan sosial telah dinilai siap, maka hubungan itu dapat dilanjutkan dengan membuat komitmen perkawinan. Dalam perkawinan, diharapkan ketiga komponen ini tetap hadir dan sama kuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada budaya tertentu, komitmen dianggap sebagai kekutan utama dalam perkawinan. Karena itu banyak perkawinan (dalam budaya tersebut) yang hanya dilandasi oleh komitmen masing-masing pihak pada lembaga perkawinan itu sendiri. Perkawinan dipandang sebagai keharusan budaya dan agama untuk melanjutkan keturunan, atau karena usia, atau untuk meningkatkan status, atau sebab-sebab lain. Perkawinan seperti ini akan terasa kering karena baik suami maupun istri hanya menjalankan kewajibannya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Variasi lain, perkawinan hanya dianggap sebagai lembaga yang mensahkan hubungan seksual. Perkawinan semacam ini kehilangan sifat persahabatannya, yang ditandai dengan tidak adanya kemesraan suami istri, seperti makan bersama, berbincang-bincang, saling berpelukan dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah diuraikan sebelumnya, pola hubungan cinta seseorang sangat ditentukan oleh pengalamannya sendiri mulai dari masa kanak-kanak. Bagaimana orang tuanya saling mengekspresikan persaan cinta mereka (atau malah bertengkar melulu), hubungan awal dengan teman-teman dekat, kisah-kisah romantis sampai yang horor, dan seterusnya, akan membekas dan mempengaruhi seseorang dalam berhubungan. Karenanya setiap orang disarankan untuk menyadari kisah cinta yang ditulis untuk dirinya sendiri. Seperti apakah cinta menurut kamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang teori Strenberg tentang cinta ini belumlah lengkap dan memuaskan semua orang. Misalnya bagaimana teori ini dapat menjelaskan cinta ibu terhadap anaknya? Atau bagaimana cinta dapat dipertentangkan dengan perang dan kebencian? Hanya saja, sebagai sebuah deskripsi ilmiah terhadap fenomena cinta, teori ini dapat dikatakan cukup membantu dalam memetakan pola-pola hubungan cinta antar individu. Apa komentar kamu?  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111951613495757556?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111951613495757556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111951613495757556' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111951613495757556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111951613495757556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/apa-itu-cinta.html' title='Apa itu Cinta...'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111933320933303520</id><published>2005-06-20T22:51:00.000-07:00</published><updated>2005-06-20T22:53:29.336-07:00</updated><title type='text'>Siapa peduli Terhadap Remaja</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;       &lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;M&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;enjadi remaja berarti menjalani proses penyesuaian dan menimbulkan kecemasan, karena lonjakan pertumbuhan badani dan pematangan organ-organ reproduksi sering memunculkan perasaan asing terhadap diri. Tetapi kecemasan yang dialami ketika melangkah dari kanak-kanak menuju dewasa hanya samar-samar diingat oleh hampir semua orang dewasa, yang merasa telah melewati masa pubernya dengan sukses.Perasaan seksual menghinggapi setiap remaja meskipun kadarnya berbeda satu dengan yang lain, juga kemampuan untuk mengendalikannya. Ketika mereka harus berjuang mengenali sisi-sisi diri yang mengalami perubahan fisik-psikis-sosial akibat pubertas, masyarakat justru berupaya keras menyembunyikan segala hal tentang seks, meninggalkan remaja dengan berjuta tanda tanya yang lalu lalang di kepala mereka. Pandangan bahwa seks adalah tabu, yang telah sekian lama tertanam, membuat remaja enggan berdiskusi tentang kesehatan reproduksi dengan orang lain. Yang lebih memprihatinkan, mereka justru merasa paling tak nyaman bila harus membahas soal seks dengan anggota keluarganya sendiriTidak tersedianya informasi yang akurat dan ‘benar’ tentang kesehatan reproduksi, memaksa remaja bergerilya mencari akses dan melakukan eksplorasi sendiri. Arus komunikasi dan informasi mengalir deras menawarkan petualangan yang menantang. Majalah, buku, dan film pornografi dan pornoaksi yang memaparkan kenikmatan hubungan seks tanpa mengajarkan tanggung jawab dan risiko yang harus dihadapi, menjadi acuan utama mereka. Mereka juga melalap ‘pelajaran’ seks dari internet. Hasilnya, remaja yang beberapa generasi lalu masih malu-malu kini sudah mulai melakukan hubungan seks di usia dini, 13-15 tahun.Beberapa data berikut menunjukkan gambaran fenomena tentang perilaku hubungan seks pra nikah di kalangan remaja yaitu: Hasil survey Kesehatan Reproduksi Remaja Indoensia (SKRRI, BPS, 2004) menunjukkan bahwa remaja yang setuju melakukan hubungan seks jika akan menikah mencapai 16,2%, saling mencintai sebanyak 12,0%, dan suka sama suka 12,3%. Meskipun jumlahnya tidak terlalu besar, namun sikap ’permisif’ ini bisa menjadi faktor pendorong remaja untuk melakukan hubungan seks pra-nikah. Beberapa penelitian menemukan 21-30% remaja Indonesia di kota besar seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta telah melakukan hubungan seks pra-nikah. Ini adalah data yang terungkap. Beberapa pakar berpendapat bahwa angka yang diperoleh melalui penelitian itu hanyalah puncak dari sebuah gunung es, yang kakinya masih terbenam dalam samudera. Sikap dan perilaku remaja tersebut bervariasi menurut jenis kelamin, tempat tinggal dan tingkat pendidikan. Remaja laki-laki di bangku sekolah yang menyatakan setuju terhadap seks pra-nikah lebih banyak dibandingkan remaja perempuan. Gambaran remaja yang masih duduk di bangku sekolah dan menyatakan setuju terhadap hubungan seks karena alasan akan menikah adalah: laki-laki mencapai 72,5% dan perempuan sebanyak 27,9%. Mereka yang setuju karena alasan saling mencintai: laki-laki mencapai 72,5% dan perempuan 27,5%. Sedangkan yang setuju karena suka sama suka adalah: laki-laki sebanyak 71,5% dan perempuan 28,5%. Tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi nampaknya cukup memprihatinkan. Ada 86% remaja, baik laki-laki maupun perempuan, yang tidak mengerti tentang kapan terjadinya masa subur. Disamping itu, hanya satu diantara 2 remaja kita yang mengetahui adanya kemungkinan hamil apabila melakukan hubungan seks meskipun cuma sekali.Gambaran di atas mengindikasikan bahwa pemahaman Remaja terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) masih rendah. Selayaknya para remaja itu memperoleh informasi antara lain tentang; 1) Pengenalan alat, sistem, fungsi dan proses reproduksi, 2) kehamilan tidak diinginkan, penularan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV/ AIDS, 3) Pengaruh lingkungan sosial dan media terhadap perilaku remaja, 4) Pelecehan seksual dan pornografi serta porno aksi, 5) Kesetaraan dan keadilan gender, dan 6) Tanggung jawab remaja terhadap keluarga. Pendekatan yang bisa dilakukan diantaranya melalui institusi keluarga, kelompok sebaya (peer group), institusi sekolah, Kelompok Kegiatan Remaja, LSM yang peduli terhadap masalah remaja dan tempat kerja. Sebagai institusi pertama dan utama dalam pembentukan karakter anggotanya, keluarga juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang kondusif dengan anak remajanya khususnya tentang kesehatan reproduksi remaja. Kecuali itu, kehidupan remaja juga dipengaruhi oleh teman sebaya, baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Pada kedua institusi tersebut perlu ditumbuhkan peer educator atau peer counselor sehingga dapat membahas dan menangani permasalahan remaja termasuk kesehatan reproduksi.Sekaitan dengan hal tersebut, paling tidak empat alasan mengapa program kesehatan reproduksi remaja ini perlu dilaksanakan secara nasional, yaitu karena 1) Saat ini jumlah remaja berusia 10-19 tahun di Indonesia sekitar 22% atau sekitar 44 juta jiwa. Artinya satu dari lima penduduk Indonesia berusia remaja, 2) Angka aborsi di kalangan remaja mencapai 700-800 kasus per tahun. Tingkat kelahiran di kalangan remaja mencapai 11% dari seluruh kelahiran, 3) Hanya 55% remaja yang mengetahui proses kehamilan dengan benar, 42% mengetahui tentang HIV/ AIDS dan hanya 24% mengetahui tentang PMS (Baseline Survey, 1999), dan 4) Remaja, dalam hitungan tahun akan menjadi orang tua, pendidik, contoh dan panutan bagi anak-anaknya kelak. Bila kondisi ini tidak kita siapkan, siapa lagi yang peduli masa depan mereka, masyarakat dan Bangsa….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111933320933303520?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111933320933303520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111933320933303520' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933320933303520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933320933303520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/siapa-peduli-terhadap-remaja.html' title='Siapa peduli Terhadap Remaja'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111933268746563388</id><published>2005-06-20T22:39:00.000-07:00</published><updated>2005-06-20T22:47:15.793-07:00</updated><title type='text'>Pendidikan Seksual Pada Remaja</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;S&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;ampai saat ini masalah seksualitas selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Hal ini dimungkinkan karena permasalahan seksual telah menjadi suatu hal yang sangat melekat pada diri manusia. Seksualitas tidak bisa dihindari oleh makhluk hidup, karena dengan seks makhluk hidup dapat terus bertahan menjaga kelestarian keturunannya.&lt;br /&gt;Pada masa remaja rasa ingin tahu terhadap masalah seksual sangat penting dalam pembentukan hubungan baru yang lebih matang dengan lawan jenis. Padahal pada masa remaja informasi tentang masalah seksual sudah seharusnya mulai diberikan, agar remaja tidak mencari informasi dari orang lain atau dari sumber-sumber yang tidak jelas atau bahkan keliru sama sekali. Pemberian informasi masalah seksual menjadi penting terlebih lagi mengingat remaja berada dalam potensi seksual yang aktif, karena berkaitan dengan dorongan seksual yang dipengaruhi hormon dan sering tidak memiliki informasi yang cukup mengenai aktivitas seksual mereka sendiri (Handbook of Adolecent psychology, 1980). Tentu saja hal tersebut akan sangat berbahaya bagi perkembangan jiwa remaja bila ia tidak memiliki pengetahuan dan informasi yang tepat. Fakta menunjukkan bahwa sebagian besar remaja kita tidak mengetahui dampak dari perilaku seksual yang mereka lakukan, seringkali remaja sangat tidak matang untuk melakukan hubungan seksual terlebih lagi jika harus menanggung resiko dari hubungan seksual tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena meningkatnya minat remaja pada masalah seksual dan sedang berada dalam potensi seksual yang aktif, maka remaja berusaha mencari berbagai informasi mengenai hal tersebut. Dari sumber informasi yang berhasil mereka dapatkan, pada umumnya hanya sedikit remaja yang mendapatkan seluk beluk seksual dari orang tuanya. Oleh karena itu remaja mencari atau mendapatkan dari berbagai sumber informasi yang mungkin dapat diperoleh, misalnya seperti di sekolah atau perguruan tinggi, membahas dengan teman-teman, buku-buku tentang seks, media massa atau internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki Milenium baru ini sudah selayaknya bila orang tua dan kaum pendidik bersikap lebih tanggap dalam menjaga dan mendidik anak dan remaja agar ekstra berhati-hati terhadap gejala-gejala sosial, terutama yang berkaitan dengan masalah seksual, yang berlangsung saat ini. Seiring perkembangan yang terjadi sudah saatnya pemberian penerangan dan pengetahuan masalah seksualitas pada anak dan remaja ditingkatkan. Pandangan sebagian besar masyarakat yang menganggap seksualitas merupakan suatu hal yang alamiah, yang nantinya akan diketahui dengan sendirinya setelah mereka menikah sehingga dianggap suatu hal tabu untuk dibicarakan secara terbuka, nampaknya secara perlahan-lahan harus diubah. Sudah saatnya pandangan semacam ini harus diluruskan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan bagi anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa. Remaja yang hamil di luar nikah, aborsi, penyakit kelamin, dll, adalah contoh dari beberapa kenyataan pahit yang sering terjadi pada remaja sebagai akibat pemahaman yang keliru mengenai seksualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik Seksual Remaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian seksual secara umum adalah sesuatu yang berkaitan dengan alat kelamin atau hal-hal yang berhubungan dengan perkara-perkara hubungan intim antara laki-laki dengan perempuan. Karakter seksual masing-masing jenis kelamin memiliki spesifikasi yang berbeda hal ini seperti yang pendapat berikut ini : Sexual characteristics are divided into two types. Primary sexual characteristics are directly related to reproduction and include the sex organs (genitalia). Secondary sexual characteristics are attributes other than the sex organs that generally distinguish one sex from the other but are not essential to reproduction, such as the larger breasts characteristic of women and the facial hair and deeper voices characteristic of men (Microsoft Encarta Encyclopedia 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat tersebut seiring dengan pendapat Hurlock (1991), seorang ahli psikologi perkembangan, yang mengemukakan tanda-tanda kelamin sekunder yang penting pada laki-laki dan perempuan. Menurut Hurlock, pada remaja putra : tumbuh rambut kemaluan, kulit menjadi kasar, otot bertambah besar dan kuat, suara membesar dan lain,lain. Sedangkan pada remaja putri : pinggul melebar, payudara mulai tumbuh, tumbuh rambut kemaluan, mulai mengalami haid, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan pertumbuhan primer dan sekunder pada remaja ke arah kematangan yang sempurna, muncul juga hasrat dan dorongan untuk menyalurkan keinginan seksualnya. Hal tersebut merupakan suatu yang wajar karena secara alamiah dorongan seksual ini memang harus terjadi untuk menyalurkan kasih sayang antara dua insan, sebagai fungsi pengembangbiakan dan mempertahankan keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku Seksual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Bentuk-bentuk tingkah laku ini dapat beraneka ragam, mulai dari perasaan tertarik hingga tingkah laku berkencan, bercumbu dan senggama. Obyek seksual dapat berupa orang, baik sejenis maupun lawan jenis, orang dalam khayalan atau diri sendiri. Sebagian tingkah laku ini memang tidak memiliki dampak, terutama bila tidak menimbulkan dampak fisik bagi orang yang bersangkutan atau lingkungan sosial. Tetapi sebagian perilaku seksual (yang dilakukan sebelum waktunya) justru dapat memiliki dampak psikologis yang sangat serius, seperti rasa bersalah, depresi, marah, dan agresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara akibat psikososial yang timbul akibat perilaku seksual antara lain adalah ketegangan mental dan kebingungan akan peran sosial yang tiba-tiba berubah, misalnya pada kasus remaja yang hamil di luar nikah. Belum lagi tekanan dari masyarakat yang mencela dan menolak keadaan tersebut. Selain itu resiko yang lain adalah terganggunya kesehatan yang bersangkutan, resiko kelainan janin dan tingkat kematian bayi yang tinggi. Disamping itu tingkat putus sekolah remaja hamil juga sangat tinggi, hal ini disebabkan rasa malu remaja dan penolakan sekolah menerima kenyataan adanya murid yang hamil diluar nikah. Masalah ekonomi juga akan membuat permasalahan ini menjadi semakin rumit dan kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai perilaku seksual pada remaja yang belum saatnya untuk melakukan hubungan seksual secara wajar antara lain dikenal sebagai :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masturbasi atau onani yaitu suatu kebiasaan buruk berupa manipulasi terhadap alat genital dalam rangka menyalurkan hasrat seksual untuk pemenuhan kenikmatan yang seringkali menimbulkan goncangan pribadi dan emosi.&lt;br /&gt;Berpacaran dengan berbagai perilaku seksual yang ringan seperti sentuhan, pegangan tangan sampai pada ciuman dan sentuhan-sentuhan seks yang pada dasarnya adalah keinginan untuk menikmati dan memuaskan dorongan seksual.&lt;br /&gt;Berbagai kegiatan yang mengarah pada pemuasan dorongan seksual yang pada dasarnya menunjukan tidak berhasilnya seseorang dalam mengendalikannya atau kegagalan untuk mengalihkan dorongan tersebut ke kegiatan lain yang sebenarnya masih dapat dikerjakan.&lt;br /&gt;Dorongan atau hasrat untuk melakukan hubungan seksual selalu muncul pada remaja, oleh karena itu bila tidak ada penyaluran yang sesuai (menikah) maka harus dilakukan usaha untuk memberi pengertian dan pengetahuan mengenai hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun faktor-faktor yang dianggap berperan dalam munculnya permasalahan seksual pada remaja, menurut Sarlito W. Sarwono (Psikologi Remaja,1994) adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan-perubahan hormonal yang meningkatkan hasrat seksual remaja. Peningkatan hormon ini menyebabkan remaja membutuhkan penyaluran dalam bentuk tingkah laku tertentu&lt;br /&gt;Penyaluran tersebut tidak dapat segera dilakukan karena adanya penundaan usia perkawinan, baik secara hukum oleh karena adanya undang-undang tentang perkawinan, maupun karena norma sosial yang semakin lama semakin menuntut persyaratan yang terus meningkat untuk perkawinan (pendidikan, pekerjaan, persiapan mental dan lain-lain)&lt;br /&gt;Norma-norma agama yang berlaku, dimana seseorang dilarang untuk melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Untuk remaja yang tidak dapat menahan diri memiliki kecenderungan untuk melanggar hal-hal tersebut.&lt;br /&gt;Kecenderungan pelanggaran makin meningkat karena adanya penyebaran informasi dan rangsangan melalui media masa yang dengan teknologi yang canggih (cth: VCD, buku stensilan, Photo, majalah, internet, dan lain-lain) menjadi tidak terbendung lagi. Remaja yang sedang dalam periode ingin tahu dan ingin mencoba, akan meniru apa dilihat atau didengar dari media massa, karena pada umumnya mereka belum pernah mengetahui masalah seksual secara lengkap dari orangtuanya.&lt;br /&gt;Orangtua sendiri, baik karena ketidaktahuannya maupun karena sikapnya yang masih mentabukan pembicaraan mengenai seks dengan anak, menjadikan mereka tidak terbuka pada anak, bahkan cenderung membuat jarak dengan anak dalam masalah ini.&lt;br /&gt;Adanya kecenderungan yang makin bebas antara pria dan wanita dalam masyarakat, sebagai akibat berkembangnya peran dan pendidikan wanita, sehingga kedudukan wanita semakin sejajar dengan pria. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Seksual&lt;br /&gt;Menurut Sarlito dalam bukunya Psikologi Remaja (1994), secara umum pendidikan seksual adalah suatu informasi mengenai persoalan seksualitas manusia yang jelas dan benar, yang meliputi proses terjadinya pembuahan, kehamilan sampai kelahiran, tingkah laku seksual, hubungan seksual, dan aspek-aspek kesehatan, kejiwaan dan kemasyarakatan. Masalah pendidikan seksual yang diberikan sepatutnya berkaitan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat, apa yang dilarang, apa yang dilazimkan dan bagaimana melakukannya tanpa melanggar aturan-aturan yang berlaku di masyarakat.&lt;br /&gt;Pendidikan seksual merupakan cara pengajaran atau pendidikan yang dapat menolong muda-mudi untuk menghadapi masalah hidup yang bersumber pada dorongan seksual. Dengan demikian pendidikan seksual ini bermaksud untuk menerangkan segala hal yang berhubungan dengan seks dan seksualitas dalam bentuk yang wajar. Menurut Singgih, D. Gunarsa, penyampaian materi pendidikan seksual ini seharusnya diberikan sejak dini ketika anak sudah mulai bertanya tentang perbedaan kelamin antara dirinya dan orang lain, berkesinambungan dan bertahap, disesuaikan dengan kebutuhan dan umur anak serta daya tangkap anak ( dalam Psikologi praktis, anak, remaja dan keluarga, 1991). Dalam hal ini pendidikan seksual idealnya diberikan pertama kali oleh orangtua di rumah, mengingat yang paling tahu keadaan anak adalah orangtuanya sendiri. Tetapi sayangnya di Indonesia tidak semua orangtua mau terbuka terhadap anak di dalam membicarakan permasalahan seksual. Selain itu tingkat sosial ekonomi maupun tingkat pendidikan yang heterogen di Indonesia menyebabkan ada orang tua yang mau dan mampu memberikan penerangan tentang seks tetapi lebih banyak yang tidak mampu dan tidak memahami permasalahan tersebut. Dalam hal ini maka sebenarnya peran dunia pendidikan sangatlah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Pendidikan Seksual&lt;br /&gt;Pendidikan seksual selain menerangkan tentang aspek-aspek anatomis dan biologis juga menerangkan tentang aspek-aspek psikologis dan moral. Pendidikan seksual yang benar harus memasukkan unsur-unsur hak asasi manusia. Juga nilai-nilai kultur dan agama diikutsertakan sehingga akan merupakan pendidikan akhlak dan moral juga.&lt;br /&gt;Menurut Kartono Mohamad pendidikan seksual yang baik mempunyai tujuan membina keluarga dan menjadi orang tua yang bertanggungjawab (dalam Diskusi Panel Islam Dan Pendidikan Seks Bagi Remaja, 1991). Beberapa ahli mengatakan pendidikan seksual yang baik harus dilengkapi dengan pendidikan etika, pendidikan tentang hubungan antar sesama manusia baik dalam hubungan keluarga maupun di dalam masyarakat. Juga dikatakan bahwa tujuan dari pendidikan seksual adalah bukan untuk menimbulkan rasa ingin tahu dan ingin mencoba hubungan seksual antara remaja, tetapi ingin menyiapkan agar remaja tahu tentang seksualitas dan akibat-akibatnya bila dilakukan tanpa mematuhi aturan hukum, agama dan adat istiadat serta kesiapan mental dan material seseorang. Selain itu pendidikan seksual juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan mendidik anak agar berperilaku yang baik dalam hal seksual, sesuai dengan norma agama, sosial dan kesusilaan (Tirto Husodo, Seksualitet dalam mengenal dunia remaja, 1987)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjabaran tujuan pendidikan seksual dengan lebih lengkap sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberikan pengertian yang memadai mengenai perubahan fisik, mental dan proses kematangan emosional yang berkaitan dengan masalah seksual pada remaja.&lt;br /&gt;Mengurangi ketakutan dan kecemasan sehubungan dengan perkembangan dan penyesuaian seksual (peran, tuntutan dan tanggungjawab)&lt;br /&gt;Membentuk sikap dan memberikan pengertian terhadap seks dalam semua manifestasi yang bervariasi&lt;br /&gt;Memberikan pengertian bahwa hubungan antara manusia dapat membawa kepuasan pada kedua individu dan kehidupan keluarga.&lt;br /&gt;Memberikan pengertian mengenai kebutuhan nilai moral yang esensial untuk memberikan dasar yang rasional dalam membuat keputusan berhubungan dengan perilaku seksual.&lt;br /&gt;Memberikan pengetahuan tentang kesalahan dan penyimpangan seksual agar individu dapat menjaga diri dan melawan eksploitasi yang dapat mengganggu kesehatan fisik dan mentalnya.&lt;br /&gt;Untuk mengurangi prostitusi, ketakutan terhadap seksual yang tidak rasional dan eksplorasi seks yang berlebihan.&lt;br /&gt;Memberikan pengertian dan kondisi yang dapat membuat individu melakukan aktivitas seksual secara efektif dan kreatif dalam berbagai peran, misalnya sebagai istri atau suami, orang tua, anggota masyarakat.&lt;br /&gt;Jadi tujuan pendidikan seksual adalah untuk membentuk suatu sikap emosional yang sehat terhadap masalah seksual dan membimbing anak dan remaja ke arah hidup dewasa yang sehat dan bertanggung jawab terhadap kehidupan seksualnya. Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak menganggap seks itu suatu yang menjijikan dan kotor. Tetapi lebih sebagai bawaan manusia, yang merupakan anugrah Tuhan dan berfungsi penting untuk kelanggengan kehidupan manusia, dan supaya anak-anak itu bisa belajar menghargai kemampuan seksualnya dan hanya menyalurkan dorongan tersebut untuk tujuan tertentu (yang baik) dan pada waktu yang tertentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Kiat&lt;br /&gt;Para ahli berpendapat bahwa pendidik yang terbaik adalah orang tua dari anak itu sendiri. Pendidikan yang diberikan termasuk dalam pendidikan seksual. Dalam membicarakan masalah seksual adalah yang sifatnya sangat pribadi dan membutuhkan suasana yang akrab, terbuka dari hati ke hati antara orang tua dan anak. Hal ini akan lebih mudah diciptakan antara ibu dengan anak perempuannya atau bapak dengan anak laki-lakinya, sekalipun tidak ditutup kemungkinan dapat terwujud bila dilakukan antara ibu dengan anak laki-lakinya atau bapak dengan anak perempuannya. Kemudian usahakan jangan sampai muncul keluhan seperti tidak tahu harus mulai dari mana, kekakuan, kebingungan dan kehabisan bahan pembicaraan.&lt;br /&gt;Dalam memberikan pendidikan seks pada anak jangan ditunggu sampai anak bertanya mengenai seks. Sebaiknya pendidikan seks diberikan dengan terencana, sesuai dengan keadaan dan kebutuhan anak. Sebaiknya pada saat anak menjelang remaja dimana proses kematangan baik fisik, maupun mentalnya mulai timbul dan berkembang kearah kedewasaan.&lt;br /&gt;Beberapa hal penting dalam memberikan pendidikan seksual, seperti yang diuraikan oleh Singgih D. Gunarsa (1995) berikut ini, mungkin patut anda perhatikan:&lt;br /&gt;Cara menyampaikannya harus wajar dan sederhana, jangan terlihat ragu-ragu atau malu.&lt;br /&gt;Isi uraian yang disampaikan harus obyektif, namun jangan menerangkan yang tidak-tidak, seolah-olah bertujuan agar anak tidak akan bertanya lagi, boleh mempergunakan contoh atau simbol seperti misalnya : proses pembuahan pada tumbuh-tumbuhan, sejauh diperhatikan bahwa uraiannya tetap rasional.&lt;br /&gt;Dangkal atau mendalamnya isi uraiannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan dengan tahap perkembangan anak. Terhadap anak umur 9 atau 10 tahun t belum perlu menerangkan secara lengkap mengenai perilaku atau tindakan dalam hubungan kelamin, karena perkembangan dari seluruh aspek kepribadiannya memang belum mencapai tahap kematangan untuk dapat menyerap uraian yang mendalam mengenai masalah tersebut.&lt;br /&gt;Pendidikan seksual harus diberikan secara pribadi, karena luas sempitnya pengetahuan dengan cepat lambatnya tahap-tahap perkembangan tidak sama buat setiap anak. Dengan pendekatan pribadi maka cara dan isi uraian dapat disesuaikan dengan keadaan khusus anak.&lt;br /&gt;Pada akhirnya perlu diperhatikan bahwa usahakan melaksanakan pendidikan seksual perlu diulang-ulang (repetitif) selain itu juga perlu untuk mengetahui seberapa jauh sesuatu pengertian baru dapat diserap oleh anak, juga perlu untuk mengingatkan dan memperkuat (reinforcement) apa yang telah diketahui agar benar-benar menjadi bagian dari pengetahuannya.&lt;br /&gt;Saya yakin pasti masih ada cara-cara lain yang dapat anda gunakan dalam mendidik anak remaja anda. Akhir kata saya berharap semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi remaja, orang tua dan pendidik dalam membentuk remaja menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki kualitas kehidupan yang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan yang lebih berat di masa yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111933268746563388?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111933268746563388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111933268746563388' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933268746563388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933268746563388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/pendidikan-seksual-pada-remaja.html' title='Pendidikan Seksual Pada Remaja'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111933143713676058</id><published>2005-06-20T22:21:00.000-07:00</published><updated>2005-06-20T22:23:57.136-07:00</updated><title type='text'>Remaja Berani Bicara " STOP" Hubungan Seks Pra Nikah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;       &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;R&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;emaja sehat harus berani bicara STOP sex pra nikah1. Bagaimana cara menghindari kehamilan sebelum menikah?Cara yang tepat dan ampuh untuk menghindari kehamilan sebelum menikah adalah tidak melakukan hubungan seks (Abstinesia) pada masa remaja, hal ini membutuhkan komitmen, motivasi dan pengendalian diri yang kuat yang harus dilaksanakan oleh remaja. Sebaiknya remaja perlu meningkatkan kemampuan untuk menolak setiap ajakan berhubungan seks dari pacar atau pasangannya, karena seks bukan satu-satunya cara untuk mengungkapkan cinta kepada pasangan atau pacar. 2. Bagaimana cara yang harus dilakukan remaja untuk menghindari hubungan seks sebelum menikah?a. Remaja harus dapat menahan diri pada saat berpacaran.b. Remaja perlu memahami bahwa seks bukannya satu-satunya cara untuk mengungkapkan kasih sayang kepada pasangan.c. Hindari sikap-sikap yang dapat menimbulkan rangsangan, seperti menyentuh bagian tubuh yang mudah terangsang sehingga menimbulkan gairah dan hawa nafsu berhubungan seks.3. Apa saja risiko berhubungan seks pranikah?Selain dilarang oleh agama, hubungan seks pranikah banyak mengandung risiko, seperti: a. Terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan (KTD), hal ini membuat remaja terpaksa menikah, padahal mereka belum siap mental, sosial dan ekonominya.b. Putus sekolah (Drop Out), jika remaja tersebut masih sekolah.c. Pengguguran kandungan (Aborsi), jika hal ini dilakukan oleh orang yang kurang terlatih dapat terjadi pendarahan, bahkan bisa menyebabkan kematian.d. Terkena penyakit menular seksual (PMS / HIV / AIDS), khususnya remaja yang sering berganti-ganti pasangan apalagi yang berhubungan seks dengan pejajah seks.4. Apa yang harus dilakukan oleh orang tua bila mempunyai anak remaja dan sudah mempunyai pacar, agar tidak melakukan hubungan seks sebelum nikah?a. Orang tua harus menganjurkan dan mendorong anaknya (khususnya anak perempuan), agar berani dan tegas menyatakan "TIDAK" bila pacarnya mengajak berhubungan seks.b. Memberi bekal atau mengajarkan kepada anaknya (laki-laki) agar menghormati teman wanita (pacarnya), sehingga tidak melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan rangsangan dan meminta apalagi memaksa untuk berhubungan seksual sebelum menikah.5. Apa yang perlu kamu ketahui tentang kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) ? Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) adalah suatu kehamilan yang oleh karena sesuatu sebab keberadaannya tidak diinginkan atau diharapkan baik oleh ibu, bapak maupun kedua-keduanya calon orang tua bayi tersebut. KTD bisa terjadi pada remaja yang sudah maupun belum menikah, KTD akan memberatkan remaja perempuan, jika pasangannya tidak bertanggung jawab atas kehamilan yang terjadi.6. Apa penyebab kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) ?a. Kurangnya pengetahuan yang lengkap dan benar mengenai proses terjadinya kehamilan dan metode-metode pencegahan kehamilan.b. Akibat tindak perkosaan.c. Kegagalan pemakaian alat kontrasepsi.7. Apa bahaya dan kerugian pada remaja terhadap KTD ?a. Remaja / calon ibu tidak mengurus kehamilannya dengan baik, sehingga sulit dijamin adanya kualitas kesehatan bayi yang baik.b. Perasaan kasih sayang yang tulus dan kuat dari ibu kepada bayi sulit diharapkan dan diperoleh sehingga memungkinkan masa depan anak akan terlantar.c. Mengakhiri kehamilannya dengan melakukan "Aborsi" 8. Apa saja yang mungkin dilakukan oleh remaja yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) ?Sebagian remaja ingin mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan dengan cara-cara yang tidak aman, bahkan malah berbahaya bagi kesehatannya sendiri, seperti:a. Meminum ramuan atau jamu, baik yang dibuat sendiri maupun yang dibeli.b. Memijat peranakannya atau mencoba mengeluarkan janin dengan bantuan dukun pijat.c. Meminum obat-obatan baik yang diberikan oleh dokter maupun bidan.Cara-cara tersebut di atas bisa mengakibatkan perdarahan, infeksi hingga kematian bayi atau calon ibu. Jika kehamilan cacat mental ataupun fisik dalam masa pertumbuhannya.9. Apa dampak Aborsi?a. Berdampak kematian bagi ibu hamil dan janinnya bila dilakukan oleh mereka yang tidak terlatih.b. Terjadinya perdarahan yang terus menerus dan dapat mengakibatkan infeksi.c. Berdampak pada kondisi psikologis.d. Perasaan bersalah yang menghantui sang Ibu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111933143713676058?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111933143713676058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111933143713676058' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933143713676058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933143713676058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/remaja-berani-bicara-stop-hubungan.html' title='Remaja Berani Bicara &quot; STOP&quot; Hubungan Seks Pra Nikah'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111933128999559881</id><published>2005-06-20T22:19:00.000-07:00</published><updated>2005-06-20T22:21:29.996-07:00</updated><title type='text'>Kalangan Remaja Kurang Informasi seks Tuntas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;       &lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;B&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;aru-baru ini perusahaan riset internasional Synovate atas nama DKT Indonesia melakukan penelitian terhadap perilaku seksual remaja berusia 14-24 tahun. Penelitian dilakukan terhadap 450 remaja dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.Hasil penelitian tersebut mengungkapkan, 64% remaja mengakui secara sadar bahwa melakukan hubungan seks sebelum menikah melanggar nilai dan moral agama. Tetapi, kesadaran itu ternyata tidak memengaruhi perbuatan dan perilaku seksual mereka.Alasan para remaja tersebut melakukan hubungan seks, karena semua itu terjadi begitu saja tanpa direncanakan. Hasil penelitian juga memaparkan para remaja tersebut tidak mempunyai pengetahuan khusus serta komprehensif mengenai seks. Informasi utama mereka didapatkan dari kawan sebanyak 65% atau film porno sebanyak 35%, untuk sekolah dan orang tua masing-masing sebanyak 19% dan 5%. Dan, sebanyak 81% remaja tersebut mengakui lebih nyaman berbicara mengenai seks dengan kawan-kawannya..Menanggapi hasil penelitian tersebut, konsultan seks dr Ferryal Loetan, ASC &amp;amp; T, mengatakan pola remaja memercayai norma agama tetapi tetap melakukan hubungan seks dapat dikatakan normal, tapi bukan wajar. Hal itu disebabkan remaja sedang mencari jati dirinya dan saat itulah tepat untuk memberikan pendidikan seksual remaja, terutama pada awal memasuki masa puber.Sementara itu psikolog Ami Siamsidar Budiman menyebutkan, remaja dihadapkan pada suatu kondisi sistem-sistem nilai, tetapi kemudian sistem nilai tersebut terkikis oleh sistem nilai lain yang bertentangan dengan yang dianut. Seperti dari film-film, model pergaulan yang begitu intensif di kalangan remaja, yang kemudian diadopsi begitu saja oleh remaja, termasuk soal hubungan seks di luar nikah dianggap suatu kewajaran."Selain faktor eksternal tersebut, faktor internal remaja juga berpengaruh. Bekal pengetahuan mereka yang minim menyebabkan mereka tidak tahu harus melakukan apa, ditambah lagi hasrat mencoba mereka sangat tinggi. Semakin rendah penanaman nilai pada remaja, maka semakin rendah pula tingkat pengendalian terhadap hasrat seksual mereka," jelas Ami.Loetan juga menambahkan, perilaku seksual pada remaja bisa jadi dipengaruhi oleh faktor makanan dan gizi yang dapat mempercepat pertumbuhan dari seseorang. Faktor lingkungan juga berpengaruh, seperti dari orang tua, teman, tetangga, dan media massa. Faktor agama atau iman juga menjadi pengaruh. ''Tetapi sekarang ini nilainya lebih rendah dibandingkan dengan faktor lingkungan. Remaja tidak tahu hubungan seks itu berisiko. misalnya, menggunakan kondom juga dapat hamil. Petting juga dapat menyebabkan hamil. Hanya dengan oral seks juga dapat menyebabkan penyakit kelamin.''Untuk itu, kata Loetan, seharusnya ditekankan kepada remaja yang mau berhubungan seksual, mereka harus siap menanggung segala risikonya, yakni tertular PSM (penyakit seksual menular), hamil, dan lain sebagainya.Dari temanLebih lanjut, Loetan yang juga ahli rehabilitasi medik ini mengatakan, pengetahuan remaja mengenai seks yang didapatkan dari teman-temannya juga menjadi suatu masalah, karena teman-teman tersebut sama tidak tahu dan mengertinya. Akibatnya apa yang diberi tahu teman biasanya selalu salah, apalagi pengetahuan yang didapat dari film porno. Kurangnya bimbingan orang tua, katanya, karena selama ini pembicaraan mengenai seks dianggap tabu. Selain itu banyak orang tua saat ini sibuk. Teman adalah orang-orang yang paling sering dan mudah untuk ditemui dan biasanya sesama teman saling melindungi satu sama lain, oleh karena itu wajar saja bila mereka saling bercerita satu sama lain mengenai seks."Perilaku seks itu sebenarnya bukan pergeseran kultur. Kultur tetap sama, tetapi yang bergeser adalah faktor lingkungannya. Karena sikap keterbukaan di masyarakat itulah, maka banyak informasi mudah didapatkan, tetapi tidak tuntas. Sementara kita belum mempunyai benteng untuk membatasi.''Untuk itu, Loetan menyarankan pendidikan seks sebaiknya dimulai bila anak sudah mempunyai perhatian terhadap seks. Bila ada anak yang bertanya tentang seks, harus dijawab dengan benar sesuai usianya. Penjelasan juga tidak perlu menyeluruh atau panjang lebar. Pertanyaan sederhana dijawab dengan sederhana pula.Sementara itu, Ami mengatakan sebetulnya sejak 1984 BKKBN dan PKBI (perkumpulan keluarga Berencana Indonesia) telah melakukan usaha-usaha yang melayani masalah remaja. Hanya belum terpadu.''Tantangan remaja di zaman sekarang ini lebih berat. Dulu, remaja mengalami fase dewasa lebih lambat dan langsung menikah dini. Sekarang lebih cepat dewasa, karena faktor gizi dan lain-lain, tetapi menikahnya lebih lama. Remaja seharusnya diajarkan cara menurunkan libido seksual mereka dengan membuang energi yang berlebihan. Misalnya, beraktivitas, serta memperkuat iman dengan lebih mendalami agama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111933128999559881?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111933128999559881/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111933128999559881' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933128999559881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933128999559881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/kalangan-remaja-kurang-informasi-seks.html' title='Kalangan Remaja Kurang Informasi seks Tuntas'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111933116279161492</id><published>2005-06-20T22:15:00.000-07:00</published><updated>2005-06-20T22:19:22.793-07:00</updated><title type='text'>Menjaga Anak Gadis Meniti Godaan Pada Masa Pubertas</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;      &lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;T&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;iba-tiba saja seorang anak laki-laki kelas III SMP dengan serius menanyakan apa arti aborsi kepada ibunya. Tentu saja sang ibu kelabakan karena tidak menduga akan mendapat pertanyaan yang cukup serius, namun yang lebih kuat dalam hatinya justru kekhawatiran ada sesuatu di balik pertanyaan itu.Jangankan untuk menjawab pertanyaan, malah ibu itu berbalik mengajukan pertanyaan kepada anaknya, bahkan mengancam, seolah-olah telah terjadi sesuatu pada anaknya itu.Akhirnya anak laki-laki itu menjelaskan tentang temannya sekelas yang tidak masuk sekolah lagi selama dua bulan karena hamil, lalu tiba-tiba bisa datang ke sekolah dengan 'perut kempes'. "Teman-teman bilang, dia sudah aborsi. Apa itu aborsi?" tanya anak itu polos. Barulah ibu itu lega, dan menjelaskan pokok masalahnya.Masalah seks di kalangan remaja sampai sekarang masih menjadi perdebatan pro dan kontra. Sebagian orangtua khawatir, pendidikan seks justru mendorong anak ke jalan yang salah, namun di pihak lain ada kebutuhan agar anak-anak itu faham benar tentang bahayanya.Puluhan remaja SLTA dan mahasiswa yang mengikuti suatu seminar yang berkaitan dengan studi dan pergaulan belum lama ini, secara terbuka menyatakan isi hati mereka tentang masalah seks, termasuk tentang kasus hilangnya kegadisan.Dr Hendrawan Nadesul dalam seminar itu mengatakan bahwa hilangnya kegadisan yang dialami seorang remaja bisa berakibat kegagalan dalam menempuh karir di masa datang."Ada akibat psikologis yang mendalam, jika seorang remaja putri kehilangan kegadisannya, bahkan dapat mengancam masa depannya terutama untuk kelangsungan pendidikannya," katanya lagi.Hampir semua remaja yang mendengar uraian seksolog khusus remaja itu terdiam ketika ditunjukkan bahwa kasus itu semuanya berawal dari ketidaktahuan remaja tentang seks, dan akibat pergaulan bebas.Banyak yang tidak tahu, bahwa dengan bergaul bebas bisa berisiko mengidap penyakit kelamin, dan masa depan pun terampas, hanya karena tidak tahu aturan-aturan dalam masalah seks.Pergaulan jaman sekarang semakin tidak sehat, dengan maraknya hiburan yang menggoda jiwa remaja yang sedang labil, sementara di sisi lain hubungan orangtua-anak semakin kritis akibat kesibukan orang tua.Pada masa labil itu, remaja memerlukan informasi, termasuk hal-hal yang amat peka seperti seksualitas, namun tidak memperoleh sumber yang tepat. Di sisi lain, kata Hendrawan Nadesul, orangtua juga sering berpura-pura tidak tahu akan kebutuhan anak tentang informasi pergaulan sehat, dan menganggap anak-anaknya akan baik-baik saja.Akibatnya, banyak sekali orang tua yang akhirnya terperangah setelah tahu anak gadisnya yang dulu kelihatan lugu itu sudah kehilangan gadis, hanya karena pergaulan bebas.Kalau saja, orangtua mau meluangkan sedikit saja perhatian pada perkembangan anak-anaknya terutama remaja, maka pastilah menyadari bahwa anak-anak itu memerlukan informasi yang cukup serius yang sebaiknya disampaikan sendiri oleh orangtua.Sebenarnya ada beberapa tolok ukur untuk melihat perubahan anak remaja terutama anak gadis, yakni dari caranya berdandan, berpakaian, bergual, dan prestasi di sekolah. Tanda-tanda ingin 'sesuatu': Anak gadis yang sudah mulai gemar bersolek, lebih sering mematut diri di kaca, menurut kalangan ahli psikologi, sudah merupakan tanda-tanda bahwa ia mulai memperhatikan dirinya untuk 'sesuatu' tujuan. Kemudian, bisa dilihat dari caranya berpakaian. Jika ia sudah mulai gemar berpakaian mini, baju ketat, berarti sudah ada kecenderungan anak gadis itu untuk 'memamerkan' keindahannya. Ini pun bisa diinterpretasikan sebagai keinginan untuk mencapai suatu tujuan. Parameter lain yang dinilai mulai gawat, jika prestasi sekolah anjlok, karena anak gadis sudah mulai malas belajar, gemar kelujuran di mal-mal, sering absen, mulai menginap di rumah teman."Prestasi sekolah yang buruk sudah bisa dijadikan tolok ukur bahwa anak sudah pada posisi lampu merah," ujar psikolog Dra Monti dalam kesempatan lain.Orangtua pun bisa menjadi psikolog amatiran, katanya, asal saja mau meluangkan waktu untuk memperhatian anak dengan seksama. Sedikit saja ada perubahan, mulai dari cara berdandan, cara berpakaian dan prestasi di sekolah, maka orang tua bisa memprediksi kondisi anak itu."Menjaga anak gadis ibarat memegang sabun. Orangtua benar-benar harus pandai-pandai, karena pegangan yang ketat pun justru membuat anak itu akan loncat," kata Monti, yang lulusan Unpad ini.Itu sebabnya, dalam seminar tersebut, dr Nadesul menyarankan, perlunya informasi seks bagi remaja. Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) membuktikan, bahwa pendidikan seks untuk remaja telah berdampak positif, namun kalangan masyarakat Indonesia umumnya masih meragukannya.Menurut dia, sebenarnya tidak masuk akal jika pendidikan seks pada remaja justru dapat mendorong minat remaja untuk melakukan perbuatan seks di masa remaja. Banyak kajian yang menyangkal bahwa pendidikan seks dapat mendorong remaja ke jalan salah, karena pendidikan seks tidak identik dengan teknik melakukan hubungan seks.Informasi yang diberikan secara ilmiah oleh orang-orang yang berkompeten, justru dapat mengendalikan seorang remaja untuk mencoba-cobanya.Pergaulan anak harus diawasi:Menurut Monti, zaman sekarang yang begitu sarat dengan hiburan dan film maupun tayangan televisi dan video yang merangsang seyogianya mendorong para orangtua untuk lebih awas dalam menjaga pergaulan anak-anaknya."Saya sering risih melihat anak-anak gadis SMP atau SLTA bergandengan dengan teman-teman laki-lakinya, seperti suami-istri. Malah mereka shopping&lt;.i&gt; berdua-duaan. Begitu juga anak SLTA sekarang yang gemar sekali memakai rok mini, meski itu rok seragam sekolah," tambahnya.Dia berpendapat, apakah orangtua dari anak-anak itu sama sekali tidak tahu terhadap kelakuan anak-anaknya yang sudah bergaul seperti suam-istri. Apakah orangtua itu tidak menyadari kalau anak gadisnya itu suka memakai rok seragam sekolah yang pendek itu akan membahayakan anaknya?"Menurut saya, orangtua sebenarnya punya andil besar, jika ada anak gadisnya sampai kehilangan kegadisannya, karena sekarang ini saya lihat justru banyak orangtua yang pura-pura tidak tahu dengan pergaulan anaknya. Dan yang lebih memprihatinkan lagi, malah banyak orangtua yang bangga kalau anaknya punya pacar dan membiarkannya bergaul bebas," katanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.Oleh sebab itu, kata Monti, urusan pendidikan seks di kalangan remaja seyogyanya ditangani oleh orangtua sendiri lebih dulu, dengan cara memberi perhatian penuh terhadap perkembangan anak-anaknya. Dengan demikian, anak-anak remaja itu akan selamat meniti godaan yang cukup berat semasa pubertasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111933116279161492?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111933116279161492/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111933116279161492' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933116279161492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933116279161492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/menjaga-anak-gadis-meniti-godaan-pada.html' title='Menjaga Anak Gadis Meniti Godaan Pada Masa Pubertas'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111933088931842096</id><published>2005-06-20T22:11:00.000-07:00</published><updated>2005-06-20T22:14:49.323-07:00</updated><title type='text'>Apakah Remaja Memerlukan Informasi Kesehatan Reproduksi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;      &lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;S&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;uatu ketika, Gita (bukan nama sebenarnya), remaja putri kelas 2 SMA, mengeluh sakit di daerah rahimnya. Diantar kedua orang tuanya, ia memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Ketika memeriksa Gita, betapa terkejutnya sang dokter karena di dalam rahim Gita ditemukan sebuah alat pembuka botol. Alat itulah yang membuatnya kesakitan.Ketika ditanya, Gita mengatakan memasukkan alat pembuka botol tersebut saat ia melakukan masturbasi.Pengalaman Susi (bukan nama sebenarnya) lain lagi. Akibat ketidaktahuannya soal kehamilan, pelajar SMA kelas I itu nekat menggugurkan kandungannya dengan cara memasukkan gabus ke dalam rahimnya. Hasilnya remaja tersebut mengalami infeksi rahim cukup parah.Kejadian nyata tersebut terungkap pada suatu seminar nasional mengenai Kesehatan Reproduksi di Indonesia, yang berlangsung di Jakarta, beberapa waktu lalu. Kasus Susi dan Gita adalah contoh ketidaktahuan kaum remaja soal kesehatan reproduksi (kespro) dan dampak hubungan seks terhadap dirinya.Menurut Siswanto A Wilopo, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), saat ini telah terjadi pergeseran perilaku seksual di kalangan remaja. Tetapi karena ketidaktahuan mereka banyak pula tindakan yang mereka ambil membuat paramedis maupun orang tua terkejut.Surya, staf Seksi Evaluasi Direktorat Kesehatan Reproduksi Remaja BKKBN juga mengatakan, dari data yang dihimpunnya banyak kaum remaja putri maupun putra mengalami infeksi di alat reproduksinya, bahkan menyebabkan kematian.''Permasalahan utama kesehatan reproduksi remaja (KRR) di Indonesia, kurangnya informasi mengenai kesehatan reproduksi, masalah pergeseran perilaku seksual remaja, pelayanan kesehatan yang buruk serta perundang-undangan yang tidak mendukung,'' ujar Surya, kepada Media.Menurut data Kesehatan Reproduksi yang dihimpun Jaringan Epidemiologi Nasional (JEN, 2002), jelas Surya, informasi KRR secara benar dan bertanggung jawab masih sangat kurang. Pemberian informasi tentang KRR di beberapa tempat masih dipertentangkan, apalagi jika diberi judul pendidikan seksual. ''Masih terdapat anggapan, pendidikan seksual justru akan merangsang remaja melakukan hubungan seksual. Selain itu sebagian besar orang tua yang diharapkan dapat memberikan informasi mengenai hal ini, tidak memiliki kemampuan menerangkan serta tidak memiliki informasi memadai.''Padahal, lanjutnya, survei yang dilakukan WHO (organisasi kesehatan dunia) di beberapa negara memperlihatkan, adanya informasi yang baik dan benar, dapat menurunkan permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja.Perubahan hormonMasalah yang dialami remaja tersebut sebetulnya tidak semata akibat pergeseran budaya atau pengaruh pergaulan. Kemajuan dalam perbaikan gizi di Indonesia juga ternyata menjadi pemicu pergeseran perilaku seksual di kalangan remaja.Kasubdit Kesehatan Reproduksi Remaja BKKBN A Djabbar Lukman yang ditemui Media di ruang kerjanya mengakui peningkatan gizi saat ini mengakibatkan hormon seorang anak menjadi lebih cepat matang. Akibatnya seorang remaja putri akan lebih cepat mengalami menstruasi dan kematangan organ-organ reproduksi. Ini juga yang menyebabkan hasrat seksual mulai timbul pada usia relatif muda.''Selain hormon, pengaruh lingkungan juga menjadi salah satu penyebab timbulnya pergeseran perilaku remaja. Globalisasi menyebabkan aksesibilitas remaja terhadap pornografi menjadi lebih mudah. Ribuan situs porno di internet serta media-media lain, seperti tabloid porno, komik hentai (komik porno Jepang) yang bertebaran di sekeliling remaja menjadi salah satu stimulan pergeseran perilaku para remaja saat ini,'' tutur Djabbar.Untuk itu, lanjutnya, hingga saat ini pihaknya masih berusaha meng-counter serangan informasi bertubi-tubi. Salah satunya dengan menerbitkan buku mengenai kesehatan reproduksi remaja, menyampaikan berbagai informasi, salah satunya dengan meluncurkan alat ajar mengenai remaja dan berbagai permasalahannya termasuk kesehatan reproduksi dan narkoba.Alat ajar berupa sarana multimedia tersebut rencananya akan segera disosialisasikan ke daerah-daerah dalam waktu dekat ini. Selain itu BKKBN bekerja sama dengan berbagai LSM, sekolah, pesantren, pramuka serta media elektronik melakukan program konseling dan penyampaian informasi mengenai kesehatan reproduksi.''Saat ini terdapat 500 pusat konseling remaja yang tersebar di seluruh Indonesia.''Djabbar juga mengungkapkan, pihaknya tengah mengupayakan agar siswi hamil di tengah masa pendidikan sebaiknya jangan dikeluarkan. Akan lebih baik jika siswi diberi waktu cuti melahirkan, kemudian dapat kembali melanjutkan sekolahnya jika sudah selesai cuti. Karena mereka pun berhak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.Berbicara masalah kesehatan reproduksi (kespro) di kalangan remaja jangan dianggap sebagai hal tabu. Keterbukaan antara guru, murid ataupun orang tua di dalam membahas kesehatan reproduksi sangatlah penting saat ini.''Sekarang ini anak perempuan usia 9 tahun ada yang sudah menstruasi. Anak lelaki pun ada yang sudah mimpi basah. Orang tua harus siap menghadapi semua perubahan di dalam diri anak termasuk membicarakan kespro,'' kata dr Erlina Sutjiadi SpKJ dari RS Siloam Graha Medika.Menurutnya, keberadaan anak yang sudah menstruasi atau mimpi basah tidak perlu ditutup-tutupi. Orang tua, lanjutnya, harus menerimanya dengan wajar. Meskipun dulu orang tua mengalaminya saat usia 15 tahun. Dan sebaiknya orang tua membicarakan dari hati ke hati tentang apa yang telah dialami anaknya itu.Erlina menganjurkan orang tua memberikan pendidikan seks kepada anak sejak kecil. ''Bahasa disesuaikan dengan usia anak. Orang tua harus menyampaikan hal-hal penting tentang apa itu fungsi alat reproduksi. Pada perempuan, ibu bisa mengajak anaknya melihat saat ibunya menstruasi. Kenapa ibu setiap bulan mengalami datang bulan dengan mengeluarkan darah. Kenapa ibunya hamil, kemudian melahirkan dan menyusui.''Anak, kata Erlina, akan merekam apa yang diajarkan oleh ibunya dan melihat sendiri apa yang dialami ibunya. ''Ketika ia besar nanti dan mengalami menstruasi, anak itu tidak akan kaget tiba-tiba mengeluarkan darah setiap bulannya. Dan orang tua pun bisa memberikan penjelasan mengapa anak-anak perlu menjaga kebersihan alat reproduksinya.Sementara itu, dr Hardi Susanto dari RS Siloam Graha Medika mengatakan, pendidikan seks di dalam keluarga tidak harus membicarakan hubungan seks secara vulgar. Tetapi dengan sebuah teladan yang disampaikan dengan bahasa sehari-hari mudah dimengerti anak.''Misalnya, bagaimana orang tua mengajarkan anak cebok secara benar. itu sudah mengajarkan kespro. Kalau cebok harus dibasuh air bersih. Cara dari depan ke belakang bukan belakang ke depan. Apabila salah, pada alat genital (alat reproduksi/alat kelamin) perempuan terkena infeksi, karena kuman dari belakang (dubur) masuk ke dalam alat genital. Ini kadang tidak dipahami anak,'' ujar Hardi.Ginekolog ini mengatakan, ada pasiennya mengalami infeksi pada alat genitalnya karena kebiasaan cebok salah. Infeksi itu bisa karena jamur, bakteri, kuman atau patogen lainnya.Apabila mengenakan celana pun, lanjutnya remaja diberi tahu harus kering. Karena celana basah akan mempermudah tumbuhnya jamur. Udara lembab. Bila alat reproduksi lembab dan basah, keasaman meningkat dan itu memudahkan pertumbuhan jamur. ''Maka seringlah ganti celana dalam,'' saran Hardi.Ia juga menganjurkan agar remaja tidak tergiur menggunakan panty liner (semacam pembalut yang tipis). Sebab tidak sesuai dengan iklim di Indonesia. ''Iklim di Indonesia itu panas, lembap, dan mudah berkeringat. Dengan menggunakan panty liner remaja berharap celananya tidak basah. Padahal itu akan menumbuhkan jamur. Banyak pasien saya yang mengalami demikian,'' jelasnya.Soal pendidikan seks, Hardi menyarankan agar anak-anak mendapatkan informasi yang benar. Dalam penyaluran hasrat seksualnya pun anak-anak lebih baik melakukan kesibukan dengan teman-teman sebaya, seperti olahraga, mengikuti klub science, kemping, bermain musik, dan sebagainya.''Kesibukan yang cukup banyak selain belajar membuat remaja selalu bersemangat untuk mengejar prestasi. Berbeda dengan anak-anak yang malas beraktivitas mudah tergoda untuk melihat VCD porno, merokok, akhirnya bisa berbuat hal-hal negatif.''Bila remaja sudah punya pacar, bisa disalurkan dengan pacaran sehat seperti pacaran tidak harus berduaan di tempat sepi, melainkan bergabung dengan teman-temannya agar terhindar hal-hal negatif.Sebab bila remaja telah hamil maka ia akan membunuh masa depannya dan kesehatan dirinya. ''Banyak remaja hamil ketika melahirkan anak, ia tidak siap mengasuh anaknya.'' &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111933088931842096?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111933088931842096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111933088931842096' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933088931842096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933088931842096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/apakah-remaja-memerlukan-informasi.html' title='Apakah Remaja Memerlukan Informasi Kesehatan Reproduksi'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111933063351783204</id><published>2005-06-20T22:08:00.000-07:00</published><updated>2005-06-20T22:10:33.526-07:00</updated><title type='text'>Jangan Ngaku Cool, Sebelum ......</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;     &lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;H&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;idup adalah anugerah dan harus diperjuangkan. Be cool and confidence. Wow, siapa sih yang nggak mau disebut orang paling cool? Apalagi kalau bukan cuma tampang aja yang dibilang cool alias keren, tapi juga cool lantaran pintar, percaya diri, dan paling jago berteman. Hhm, cool abis deh. Kamu termasuk cool? Eh, jangan pede dulu. Ada syaratnya nih kalau mau dibilang cool.&lt;br /&gt;Menurut psikolog dari Jagadnita Consulting, Clara Istiwidarum Kriswanto, ada beberapa ciri seorang remaja cool. ''Remaja yang cool adalah mereka yang berani mencari tahu identitas diri, baik soal hobi, aktivitas, musik, dan teman,'' ujarnya.&lt;br /&gt;Bagi mereka yang cool, hidup adalah anugerah dan sebuah miracle. ''Mereka akan berpikir bahwa hidup ini berarti dan harus diperjuangkan,'' tutur alumni Psikologi Universitas Indonesia itu. Nah, lantaran begitu, remaja yang cool menjadi berani mencari tahu identitas dan jati dirinya. Itu karena mereka memandang hidup sebagai sesuatu yang berarti.&lt;br /&gt;Setiap keputusannya, baik itu soal memilih hobi, aktivitas, maupun teman, didasarkan pada sebuah argumen yang tepat. Bila kamu memilih musik sebagai jalan hidup, misalnya, maka keputusan itu disertai dengan minat, antusiasme, dan alasan yang jelas. Tentu saja, remaja yang cool memilih hobi bukan karena ikut-ikutan teman dengan alasan takut dibilang nggak gaul.&lt;br /&gt;Demikian pula saat memilih model pakaian, misalnya. Mereka yang cool pasti punya alasan mengapa harus memilih model pakaian itu. Nggak cuma ikut-ikutan mode saja. Sebab, remaja yang cool pasti punya prinsip. ''Begitu juga saat memilih teman. Tentu saja, kamu harus punya pertimbangan dan alasan untuk berteman dengan seseorang. Jadi nggak asal gaul aja,'' lanjut Bu Clara.&lt;br /&gt;Remaja yang cool biasanya juga punya keberanian untuk berbicara kepada orang tua soal pilihan-pilihan yang diambilnya. ''Mereka ini berani ngomong kepada orang tua dan menjelaskannya dengan argumen,'' ungkapnya. Tak hanya itu, remaja cool juga menunjukkan minat atas pilihannya sebagai cara untuk meyakinkan orang tua bahwa yang dipilihnya adalah sesuatu yang bermanfaat dan positif.&lt;br /&gt;Menurut Clara, remaja cool juga berani mencoba menjadi mandiri dalam melakukan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan hobinya. Misalnya saja, kamu punya hobi bersepeda. Setelah memakai, tentunya kamu harus mau mencuci sepeda itu bila kotor dan belajar memperbaikinya bila rusak. ''Jadi nggak hanya bisa pakai aja,'' tandasnya. Nah, mulai tahu kan ternyata nggak mudah kalau mau dibilang cool? Syarat jadi cool ternyata belum selesai. Kata Bu Clara, masih ada ciri lain remaja cool.&lt;br /&gt;Mau tahu? Cool berarti kita juga perlu belajar berkomitmen dan berani menentukan pilihan. ''Komitmen itu adalah salah satu ciri yang membedakan anak-anak dengan remaja,'' paparnya. Sehingga, remaja cool akan melaksanakan dan menepati janji yang telah diucapkannya.&lt;br /&gt;Bukan remaja foolDengan menjadi sosok yang cool, pasti kamu bakal terhindar menjadi remaja yang fool alias ehm maaf ya, bodoh. Soalnya nih, remaja yang fool bertolak belakang dengan kamu-kamu yang cool. Biar terhindar jadi fool (amit-amit deh), Bu Clara juga membeberkan cirinya.&lt;br /&gt;''Mereka yang fool adalah remaja yang mengikuti semua tren terbaru dan punya banyak teman, tanpa mengetahui apa sebenarnya yang diinginkan,'' katanya. Biasanya, karena gengsi dan takut dibilang nggak gaul, maka segala tren mode diikutinya. Padahal, ia merasa tak nyaman dengan mode itu. Atau, lantaran takut dibilang tak gaul, remaja yang fool ini mau berteman dengan orang-orang yang sebenarnya tak baik. ''Mereka pun merasa tidak nyaman bergaul dengan orang itu.''&lt;br /&gt;Namun, karena tak punya prinsip dan modal ikut-ikutan mereka terjebak dan masuk dalam kelompok-kelompok yang tak baik. Remaja fool kayak ini juga melakukan aktivitas hanya berdasarkan kehendak teman-temannya, tanpa tahu manfaat dan kegunaan dari aktivitas tersebut.&lt;br /&gt;''Akhirnya, banyak remaja yang merokok karena ikut teman atau malah terjebak dalam penggunaan obat-obatan,'' tegasnya. Hhm, merasa tersindir nggak nih? Remaja yang cool tentu saja tak akan melakukan hal seperti itu. Baginya, hidup adalah anugerah. So, remaja cool mampu mengatakan 'tidak' pada hal-hal yang negatif.&lt;br /&gt;Nah, untuk menjadi remaja yang cool abis, Bu Clara juga menyarankan agar kamu-kamu bisa menjalankan pola hidup sehat dan disiplin pada diri sendiri. ''Gaul bukan berarti harus punya banyak teman. Tetapi lebih mengetahui dunia sekelilingnya. Kalau hanya ngikuti teman saja, gimana bisa mengetahui dunia sekelilingnya. Gimana kamu bisa gaul?'' Nah, mulai sekarang lebih baik jadi diri sendiri. Jangan lupa, don't be fooled, just be cool.&lt;br /&gt;Mencari Jati Diri&lt;br /&gt;Masa remaja adalah masa yang paling sulit dan berat. Masa inilah kita akan menentukan masa depan. Apalagi di era globalisasi dan zaman yang terus berubah. Banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi. Karena itulah, di saat seperti ini, kita mulai belajar mencari jati diri. Ternyata, soal cari-mencari jati diri, nggak mudah. Kamu juga lagi mencari jati diri? Bu Clara kasih resep manjur. ''Saat mencari jati diri, jangan pernah takut untuk melakukan trial and error,'' katanya.&lt;br /&gt;Mencoba dan mencobalah terus. Bila kamu tengah mencoba sebuah pilihan, jangan pernah merasa takut gagal dan salah. Nggak cuma itu, saat mencari jati diri kita juga harus mau bertanggung jawab pada diri sendiri. ''Jangan salahkan orang lain bila kamu gagal. Lakukanlah refleksi.''&lt;br /&gt;Lewat refleksi itulah, kita dapat mencari kekuatan dan potensi yang ada pada diri sendiri. Hasilnya, kita bakal bisa menimbang ke mana sebenarnya pilihan dan minat hidup kita. ''Saat mencari jati diri ini, gunakanlah teman sebagai basis untuk pencarian jati diri,'' ucapnya. Lewat jalan coba dan mencoba yang juga dilandasi tanggung jawab, maka perlahan tapi pasti kita bisa menemukan jati diri itu. Selamat menemukan diri sendiri.&lt;br /&gt;'Nggak Cocok Gaya Borju'&lt;br /&gt;Masa remaja memang masa yang sulit. Model yang sedang naik daun, Dian Mirza mengaku pernah merasakan masa-masa sulit saat memasuki SMP dan SMA. Saat yang sulit bagi Icha, sapaan akrabnya, adalah waktu harus mencari dan mendapatkan teman. ''Waktu itu sangat susah beradaptasi,'' tutur gadis berwajah menawan itu.&lt;br /&gt;Ia mengaku sangat kaget. Ternyata, teman-teman di sekolahnya termasuk anak-anak borju. Waktu itu, kata Icha, untuk anak-anak borju di sekolahnya, merek dan mode adalah hal yang utama. ''Yang namanya pintar itu nggak dianggap lagi,'' kata Icha yang sekarang adalah mahasiswi Jurusan Psikologi Universitas Indonesia (UI) itu. Dengan gaya seperti itu, Icha merasa tidak mungkin bergabung dengan anak-anak yang mengaku gaul dan borju itu.&lt;br /&gt;Ujung-ujungnya, Icha mengaku hanya berteman dengan segelintir orang yang juga merasa tak cocok dengan gaya hidup anak-anak umumnya yang borju itu. ''Kalau mau gabung dengan orang-orang itu, ya harus mau merokok dan pakai pakaian yang ketat. Karena itu, aku memilih nggak ikut dengan mereka.'' Perlahan tapi pasti, Icha pun mengaku menjadikan teman sebagai basis untuk mencari jati diri. Di saat ini juga, Icha merasa harus sedikit berubah. Cewek yang lebih memilih belajar piano sebagai hobinya inipun mengaku mulai mengubah penampilan. ''Ya biar nggak culun-culun amat. Habis aku itu orangnya cuek.''&lt;br /&gt;Ia pun mulai sadar penampilan ternyata penting. Namun, tentu saja, Icha tetap menggunakan pakaian yang sopan, tapi modis. Dunia model tampaknya merupakan hasil dari proses pencarian jati dirinya. Baginya, dunia ini menjadi bagian dari pilihan hidup. Awalnya, orang tua Icha sempat tak setuju dengan pilihannya itu. Namun, Icha mengaku terbuka dan mengajak orang tuanya untuk berdiskusi. Tentu saja, ia menyakinkan bahwa pilihannya adalah positif. ''Aku biasa ajak orang tua untuk melihat aktivitasku,'' paparnya. Dengan begitu, orang tua Icha pun menghargai pilihannya itu. Apalagi Icha memegang teguh janjinya. Meski aktif di dunia model, studi tetap menjadi prioritas utama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111933063351783204?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111933063351783204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111933063351783204' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933063351783204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111933063351783204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/jangan-ngaku-cool-sebelum.html' title='Jangan Ngaku Cool, Sebelum ......'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111924226857818102</id><published>2005-06-19T21:36:00.000-07:00</published><updated>2005-06-19T21:39:13.966-07:00</updated><title type='text'>Memburu Cinta Sejati Setelah Patah Hati</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;S&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;angat naif dan tidak adil jika menyangka semua pria/wanita akan menyakiti anda seperti yang telah ia lakukan.Dan sangat kekanak-kanakan jika anda menganggap bahwa tak ada seorangpun yang dapat mengasihi dan bisa dipercaya.Pengalaman pahit tentang percintaan pasti menimbulkan bekas luka dan trauma.Bahkan jika terasa begitu menyakitkan tidak menutup kemungkinan anda bersumpah tak ingin mengecap cinta lagi.Akibatnya,anda jadi sering ragu dan berulangkali berfikir untuk percaya dan mencintai orang lain.Bahkan tak jarang suatu hari anda bertemu dengan seseorang yang menurut anda menarik dan dekat,anda merasa sangat takut jika hubungan itu nantinya akan lebih intim lagi.Takut disakiti dan tak pernah percaya bahwa si dia benar-benar mencintai anda apa adanya.Anda sangat takut jika si dia ternyata hanya simpatik dan bukan cinta anda yang sesungguhnya.Memang,ketakutan seperti itu merupakan hal yang wajar.Tapi jangan lalu anda membiarkan rasa takut itu menguasai anda.Apalagi jika si dia ternyata memang benar-benar serius dengan cintanya.Kalo begitu kan anda akan membiarkan si dia patah hati dan pergi menjauh dari anda.Ketahuilah,jika demikian adanya maka anda telah merugi karena membiarkan si dia dan lari dari kenyataan merupakan keputusan yang sangat ceroboh dan sangat buruk sekali.Anda tidak bisa terus-terusan mengharapkan waktu dan situasi akan menyembuhkan luka lama itu.Sesungguhnyapun anda harus menghadapi kenyataan pahit maupun manis.Toh bukan anda saja yang mengalami situasi pahit seperti itu,orang lainpun pernah atau akan mengalami pengalaman pahit seperti anda.Yang harus anda lakukan hanyalah membuka mata dan hati.Sadar akan kenyataan dan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.Mungkin saja masalah ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan masalah cinta yang dihadapi orang lain disekitar anda.Jangan berfikir seolah-olah andalah orang yang paling sial didunia.Tak AdilSangat naif dan tidak adil jika menyangka semua pria/wanita akan menyakiti anda seperti yang telah ia lakukan.Dan sangat kekanak-kanakan jika anda menganggap bahwa tak ada seorangpun yang apat mengasihi dan bisa dipercaya.Yakinlah bahwa pengalaman-pengalaman menyakitkan itu dapat dihilangkan tentu saja jika anda mau berusaha dan bersikap lebih dewasa.Mulailah melakukan hal-hal yang kecil dan berusaha meningkatkan performa anda.Jikapun ternyata si dia juga mengecewakan anda lagi,jangan lalu kecewa dan putus asa.Jangan takut berpetualang sebab semua orangpun melakukannya.Toh kita berpetualang untuk mencari kekasih yang lebih baik bukan?Oleh sebab itu,jangan sekali-kali frustasi dan putus asa karena cinta.Hilangkan saja beban berat itu dari hati dan mulailah mencari cinta yang baru.Suatu saat anda pasti menemukan soul-mate (orang yang benar-benar bisa dan mampu mencintai anda dengan tulus dan dapat dipercaya).Jika anda masih ragu-ragu,mintalah bantuan sahabat ataupun ahlinya.So,selamat memburu cinta sejati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111924226857818102?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111924226857818102/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111924226857818102' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924226857818102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924226857818102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/memburu-cinta-sejati-setelah-patah.html' title='Memburu Cinta Sejati Setelah Patah Hati'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111924215846208014</id><published>2005-06-19T21:33:00.000-07:00</published><updated>2005-06-19T21:42:58.833-07:00</updated><title type='text'>Jangan Ragu Putus Cinta</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;C&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;inta memang abadi, tapi bisa jadi lain ceritanya kalo kekecewaan yang bertumpuk membuat daya tahan itu berakhir.Siapkah kamu ngucapin selamat tinggal untuknya.Jangan ragu atau takut untuk memutuskan pilihan seandainya penderitaan kamu udah terlampau berat.Sebaiknya relakan saja dia.Toh dunia ngga lantas kiamat kok.Emang sakit, tapi hadapi resiko itu dengan kedewasaan.Termasuk bentuk teror yang mungkin dialamatkan kekamu darinya.Kasus patah hati juga bakal terjadi kekamu.Tapi ngga perlu takut ngadepinnya.Selama masa pengendapan disitulah kamu belajar untuk dewasa dan mandiri unutk mengatasi segala masalah yang berat.Takut ngga laku lagi,ini bukan harga mati.Siapapun didunia ini ditakdirkan punya pasangan.Easy going aja siapa tau dengan jalan putus ini, kamu semakin punya kesempatan ngembangin diri yang hasilnya jauh lebih bermanfaat.Berikut ini macam-macam jenis cinta yang beresiko.Kalo kamu ngadepin salah satunya mendingan ngga usah diterusin dech.Prinsip Hidup BedaYang namanya prinsip hidup emang beda.Tapi kalo perbedaannya udah sangat mendasar,beratlah untuk menyatukannya.Misalnya kamu lebih suka ketenangan dan konvensional.Sedangkan doi cenderung hidup bebas dan suka hura-hura.Mendingan berfikir ulang untuk meneruskan hubungan ini.Beda ReligiFaktor beda agama sampai kapanpun tetap jadi masalah.Meski banyak pula yang berhasil mengarunginya.Bagaimanapun sejak awal harus ada komitmen tegas untuk menjalaninya.Apalagi kalo doi udah direncanain bakal jadi pasangan hidup.Jangan sampai ada masalah dibelakang hariPecandu ObatBehubungan dengan doi yang kebetulan pecandu obat,dari sejak awal kamu tanggap dan siap menjalanin resikonya.Kalo akhirnya hanya penderitaan yang dialami buat apa diterusin.Lain halnya kalo kamu punya niat dan yakin bisa merubahnya.Tapi semua itu nggaâ mudah karena sesuatu yang pernah menjangkit seringkali kambuh.Punya Kelainan TertentuSetelah kamu lama mengenalnya, nggaâ taunya si dia punya kelainan kepribadian yang aneh.Seperti suka marah-marah tanpa sebab yang jelas sampai nyakitin kamu dengan perlakuan fisik.Hal ini perlu disadari sejak awal,jangan sampai ada yang malah rugi dan makan hati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111924215846208014?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111924215846208014/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111924215846208014' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924215846208014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924215846208014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/jangan-ragu-putus-cinta.html' title='Jangan Ragu Putus Cinta'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111924195932205808</id><published>2005-06-19T21:31:00.000-07:00</published><updated>2005-06-19T21:45:14.570-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;K&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;amu tentu pernah denger,bahwa cowok pada umumnya senang dengan sesuatu yang sedikit berbau mistery.Tapi kamu jangan dulu berfikir mistery disini berbau angker,tidak,sama sekali bukan. Artinya cowok tuh senang dengan sesuatu yang tidak secara keseluruhan diketahuinya.Agar doi bertanya-tanya tentang kamu sebenarnya,ada tiga yang dapat kamu coba lakukan.Agar doi jadi penasaran.Apa aja Sih?? Coba Mengubah Penampilan Kamu jangan sekali-kali tampil di depan doi dari hari ke hari dengan penampilan yang itu-itu saja.Tunjukkan beberapa gaya yang berbeda,meski tidak perlu berubah total,tetapi ubahlah.Misalnya gaya/style rambut.Atau gunakan pakaian yang gayanya berbeda.Kamu boleh memanjakan matanya dengan gaya dandanan yang berbeda. Biarkan Doi Susah Menebak Akan lebih baik lagi,jika ada hal yang tidak diketahuinya tentang kamu.Doi akan semakin semangat untk mencari tahu.Jangan kamu mengajaknya pergi atau melakukan kegiatan,hanya ke tempat-tempat yang sama. Lakukan kegiatan yang berbeda setiap harinya.Doi mengetahui bahwa kamu punya banyak kegiatan,dan tentu saja sangat bervariasi,menandakan bahwa bakat kamu banyak.Dan doi akan semakin tertarik pada kamu. Perlihatkan Sisi Kemaskulinanmu Jangan sampai doi punya pikiran,bahwa kamu hanya bisa berbelanja atau sight seeing ke mal-mal saja.Karena pada dasarnya seiap cewek punya sisi maskulin,yang perlu kamu tunjukkan kepadanya. Jika kamu punya teman cowok baru yang kira-kira cukup menarik perhatian kamu,boleh dicoba cara-cara di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111924195932205808?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111924195932205808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111924195932205808' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924195932205808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924195932205808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/kamu-tentu-pernah-dengerbahwa-cowok.html' title=''/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111924185569063925</id><published>2005-06-19T21:27:00.000-07:00</published><updated>2005-06-19T21:47:10.100-07:00</updated><title type='text'>Tertawa Bikin Awet Muda</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;T&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;ertawa nyatanya bisa jadi resep awet muda lho,ketimbang keseringan bete(sebel,jengkel,dsb),malah ngga sehat akibatnya.Mendingan ketawa.Sebab selain bikin kita jadi sehat,hati pun jadi senang.Ngga percaya? Bikin Awet Muda Tiap kali kamu ngadepin problem,jangan terus langsung stress atau bete.Cobalah tertawa,paling ngga beban akan berkurang sedikit.kalo ini dilakuin rutin,kerut diwajah kamu juga ngga jadi numbuh. Bikin sehat Setelah tertawa pasti kamu bakalan lebih nyaman.Selain jalan pikiran jadi jernih,perasaanpun akan tambah tenang.Konon menurut penelitian oleh para pakar,dengan tertawa resiko terserang penyakit jantung agak jarang terjadi .Artinya,orang yang gampang tertawa beresiko lebih kecil terkena serangan jantung,dibanding orang yang jarang tertawa. Bikin Berolahraga Tertawa merupakan proses kegiatan olahraga juga.Setelah kita tertawa terbahak-bahak,kondisi tubuh akan terasa rileks,Misalnya saat kamu menonton film atau acara komedi,tiba-tiba kamu bisa ketawa ngakak.Ini sama saja olahraga,karena energi saat kamu ngeluarin tawa,bentuknya semacam relaksasi.percaya apa ngga,sehabis tertawa kita badan kita sering terasa ringan dan segar. Bikin Sexy Orang yang suka tertawa atau tersenyum,kadang membuat yang disekitarnya nyaman.Apalagi tertawanya tulus dan lepas,justru terkesan sexy.Makanya jangan ragu-ragu buat tertawa,gratis kok dan ngga bikin rugi. Makanya ketimbang bete mikirin masalah,mending nonton film humor,baca komik Donald Duck,atau ngumpul; orang-orang lucu yang bisa bikin kamu tertawa.Asal jangan sering tertawa sendiri,karena kamu bisa disangka orgil alias orang gila!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111924185569063925?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111924185569063925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111924185569063925' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924185569063925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924185569063925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/tertawa-bikin-awet-muda.html' title='Tertawa Bikin Awet Muda'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111924158047509282</id><published>2005-06-19T21:24:00.000-07:00</published><updated>2005-06-19T21:48:20.713-07:00</updated><title type='text'>Tampil Pede Di Muka Umum?Siapa takut!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;P&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;eDe ditulis PD atau pede adalah akronim dari percaya diri.Kenapa sich kata-kata itu yang sering diomongin kalo’ kita lagi ngumpul temen atau masuk komunitas baru?Sering juga kita denger bahwa salah satu kunci sukses gaul adalah pede!Celakanya ngga’ semua punya rasa pede ini bahkan kaya’nya anak muda yang ngga’ pede lebih banyak.Teru gimana donk biar kita jadi remaja yang penuh percaya diri?Siang itu di mal para ABG pada ngumpul di panggung music.Di panggung itu ada MC yang funky and gaul abis.Semua Abg disitu keliatan tertarik sama Mcnya,disamping artis pendukung acara.Sebetulnya apa sich kunci dari MC yang bisa narik minat para ABG itu?Kalo’ kita jeli, kaya’nya tips si MC adalah jurus pedenya yang ampuh.Lho emangnya pede ada jurusnya?Kaya’ kungfu aja!!Oke dech biar ngga’ penasaran,kali ini pembahasan kita kaya’nya bakal ngomongin abis masalah pede alias percaya diri.Tentunya udah banyak orang ngomongin namanya pede itu kunci dari sukses.Lho iya donk…Kalo’ kamu jeniusnya setengah mati,tapi kamu ngga’ punya keberanian untuk nunjukin ide-ide kamu atau bahkan hasil-hasil pemikiran kamu,tentu aja ngga’ akan ada gunanya.Karena orang ngga’ akan ngeliat langsung ide-ide punya plus karya-karya hasil pemikiran kamu.Selain ngga’ ada gunanya kejeniusan kamu cuma berguna buat kamu sendiri!Sayang banget khan?Tapi ternyata orang-orang yang pedenya minim banget ini banyak juga kita temuin.Kita juga bisa liat apakah orang-orang disekitar kita termasuk orang yang over pede atau ngga’ pede sama sekali.Tau ngga’ sich kamu kalo’ ada dua faktor yang mempengaruhi rasa pede itu yakni faktor dalam dan luar.Faktor dalam yang mempengaruhi pede seseorang adalah adanya konsep diri.Konsep diri adalah cara pandang seeorang melihat diri dan lingkungannya.Seseorang yang punya konsep diri yang bagus adalah orang yang tau kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya.Setelah ia mengetahui kelebihan dan kekurangannya orang tersebut bisa menempatkan posisi pada waktu dan situasi yang tepat.Misalnya ada orang yang tau kalo’ kelemahannya mudah marah alias emosional.Ketika orang lain memancing amarahnya,ia bisa mengontrol kelemahan yang ada pada dirinya,karena ia sadar kalo’ sampai ampe kepancing bisa merugikan dirinya.Buat orang yang percaya dirinya kurang,ia ngga’ tau keemahan dan kekurangan yang dimilikinya.Misalnya cewek tinggi badannya dibawah rata-rata,mungkin ia beranggapan bahwa cewek semampai adalah cewek yang sempurna.Akibatnya ia terus mikirin kekurangan fisik yang ada pada dirinya,tanpa coba menggali lebih jauh potensi non fisik yang dimilikinya.Padahal,masalah fisik adalah masalah yang sulit diubah dibandingkan non fisik,seperti kecerdasan,emosi,sifat,sikap,dan kepribadian.Faktor luar yuang mempengaruhi pede adalah lingkungan.Bisa lingkungan tempat gaul,seperti keluarga,sekolah dan masyarakat.Seorang yang tinggal pada lingkungan yang cenderung optimis dan pede,maka ia akan terbawa pede.Itu alami and sifat manusia.Tapi sebaliknya,jika ia masuk pada lingkungan yang sama sekali ngga’ pede,maka ia akan sulit menjadi pede.Pentingnya pedePercaya diri itu tuh penting banget lho!!Kalo’ kita udah punya dasar pede ini,maka hal itu bakalan memudahkan kita buat menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana kita berada,baik itu tempat yang baru maupun tempat yang lama. Orang pedenya gede,ia akan merasa optimis and ngga’ mudah putus asa.Sebaliknya orang yang ngga’ pedean maka ia akan terus merasa kekurangan pesimis dan gampang frustasi.Asal kamu tau rasa pede ini bisa nentuin sukses ngga’ hidup seseorang lho!Yang lebih penting lagi buat diinget, bahwa rasa percaya diri itu bukan turunan,bukan sifat warisan,tapi bisa diciptakan.Kitalah yang menentukan apakah kita bisa pede apa ngga’.Setiap orang sebenernya punya potensi uintuk pede,asal ia mau belajar, mau berusaha dan punya kemauan yang keras untuk merubah kearah yang lebih baik.Emang sich butuh waktu dan kesabaran alias ketelatenan yang besar untuk bisa ngebentuk kepribadian yang penuh pede ini.Tapi sekali lagi, yang penting jalanin aja dulu,step by step,sambil terus belajar.So sekarang kamu jadi tau khan kalo’pede itu amat sangat penting dalam pergaulan.Ngga’ ada orang sukses yang kita lihat ngga’ tampil pede.Nyaris semua orang sukses selalu keliatan penuh percaya diri.Baik itu cara ngomong,cara bersikap maupun mengemukakan pendapatnya.Tapi jangan sampai kepedean banget.’Coz pede yang belebihan bikin orang lain geli lho…Karena bukannya terkesan pede,malah carmuk alias cari muka !!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111924158047509282?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111924158047509282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111924158047509282' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924158047509282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924158047509282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/tampil-pede-di-muka-umumsiapa-takut.html' title='Tampil Pede Di Muka Umum?Siapa takut!'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13805713.post-111924145485223264</id><published>2005-06-19T21:18:00.000-07:00</published><updated>2005-06-20T22:58:19.250-07:00</updated><title type='text'>Asmara Via Internet Banyak Bohongnya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;    F&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;alling in love ama some one di internet??Wuiiih asyiknya yang ada pengennya chatting terus!Ampe ngga’ bisa mikir,tuh gebetan bener-bener sesuai ama yang kita arepin atau ngga’!Ngejalanin asmara via internet,sepertinya jadi tujuan utama para chatter yang masih single,meski banyak juga yang udah double.Tujuannya macem-macem.Ada yang emang niat cari jodoh,iseng,curhat,de el es be.Bener semua mengasyikkan?Ternyata ngga’ juga tuh…,banyak kok yang kecewa!Mau bukti??Internet emang bikin dunia tampak kecil.Gimana ngga kalo’ lewat layar kotak itu kita bisa menjelajah keseluruh dunia yang kita mau.Kita bisa berhubungan dengan siapapun, kapanpun,dan dimanapun!(Iha kok kaya’ iklan sich!)Mo’ gaul,mo’ belanja,mo’ mojok,mo’ bisnis,mo’ tuker-tukeran informasi,mo’ ngebaca cerita,semua komplit-plit tersedia.Asyik juga sich…Apalagi kalo’ kamu udah kenal chatting.Remaja sekarang,kaya’nya banyak banget yang kecanduan chatting.Sampai-sampai bela-belain ke netcafé kalo’ modem dirumah rusak,Cuma buat chat ama gebetannya.Tau ngga’ sich kamu kalo’ sebenernya ada masalah yang serius yang bisa kita liat dari acara gebet-menggebet di internet ini.Contoh nyata aja nih cerita yang dialami Dedi.Doi kenalan cewek di IRC terus dikirimin foto, telfon-telfonan,bla bla bla.Kira-kira ada dech tiga bulanan mereka tuh GBTan di IRC terus jadi deket banget.Sampe Dedi nih yakin banget mau ngejadiin cewek itu pacar di real life-nya.Dedi pun udah bolak-balik pengen ketemu ama cewek itu dan bolak balik pula si cewek menolak dengan alasan beda kota(emang mereka lain kota).Suatu ketika,kebetulan Dedi main kekota temen cewek itu.Terus Dedi telfon,nanya dia lagi ada dimana dan dijawab cewek itu lagi ada di coffeshop ’A’.And Dedi ngga bilang kalo’ dia ada dikota itu dan secepat gundala dia nyari tuh coffeshop.Pas udah masuk dedi nyari-nyari dan ngeliatin orang-orang yang ada disitu,kok ngga’ ada yang mirip ama tu cewek.“Aku pikir ah mungkin dia beda kali ya ama yang di foto…foto khan kadang bisa menipu.Akhirnya gue nelfon lagi ke Hp tuh cewek.And…Tau ngga’sich?Yang ngangkat Hp itu bener-bener beda ama yang difoto.Kalo’ mau kasar,itu foto diambil dari sudut sebelah mana?Jago banget yang ngedit !!Ini sich udah penipuan.Gue khan udah bete banget karena merasa dibohongin,”kata Dedi.Yang satu ini cerita Nina sebut aja begitu.Lantaran bokapnya kerja di Telkom and jelas dapet fasilitas telfon gratis,cewek inipun ngga’ ingin menyia-nyiakan kesempatan.Lewat chatting pula Nina pernah nyaris diperistri GBTannya.Tuh cowok ninggalin Nina gara-gara ngga’ bisa nerima fisiknya yang emang kurang sempurna.Ninapun bahkan dicap ngebohongin GBTannya itu.Kok bisa sich kesemsem berat?Abis Nina punya suara yang sexy banget sich..Apa AdanyaGejala apakah yang sedang terjadi diantara kita?Jujur aja,kelakuan dua temen kita itu ngga’ baik,karena berbau penipuan.Harusnya kita sadar,kalo’masing-masing arang punya kelebihan dan kekurangan.Makanya ketimbang bohong mending kamu jelasin apa adanya dengan semua plus dan minusnya saat dapet GBTan.‘Coz dengan ngebohongin orang lain, sebenarnya kamu juga ngebohongin diri sendiri.Padahal kamu juga ngga’ bakalan mati kalo’ ngga’ punya tampang cakep,badan sexy,bla bla bla.Try to be proud of what you are aja dech.Langkah pertama untuk bisa nerima keadaan kita apa adanya.Kalo’ langkah pertama sukses kesana-sananya ngga’ akan terlalu susah.Lebih bagus lagi sich kalo’ kamu sadar akan kekurangan kamu(gendut misalnya)t’rus kamu coba diet kek,fitnes kek,ngejar metromini kek…?!T’rus satu lagi sebaiknya kamu jangan terlalu percaya ama omongan orang di internet.Sebab biasanya omongan GBTan di IRC itu cuman buat have fun aja.Jangan terlalu diambil hati.Jangan sampai dech kamu baru dikasih virtual kiss t’rus ngga’ bisa tidur semaleman.Get real laahh.Kita hidup kan didunia nyata yang mungkin jauh lebih kejam dan lebih kompleks daripada dunia IRC.Mending chatting itu dipakai ajang buat nambah temen.Kalo’ satu dari mereka ternyata cocok,ya dijadiin pacar…Siapa tau khan?Namanya juga usaha!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13805713-111924145485223264?l=rubriksafifzone.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/feeds/111924145485223264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13805713&amp;postID=111924145485223264' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924145485223264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13805713/posts/default/111924145485223264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rubriksafifzone.blogspot.com/2005/06/asmara-via-internet-banyak-bohongnya.html' title='Asmara Via Internet Banyak Bohongnya'/><author><name>@fif</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
